Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

PLTU Kota Garam Bertekad Rebut Proper Emas

19 Oktober 2019, 13: 47: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

JALAN SEHAT: Bupati Rembang, Abdul Hafidz jalan sehat bersama GM (sebelah kanan) dan karyawan PT UBJOM PLTU Rembang hingga masyarakat RING I, kemarin.

JALAN SEHAT: Bupati Rembang, Abdul Hafidz jalan sehat bersama GM (sebelah kanan) dan karyawan PT UBJOM PLTU Rembang hingga masyarakat RING I, kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

SLUKE, Radar Kudus - PT. Pembangkit Jawa-Bali Unit Bisnis Jasa Operasi dan Pemeliharaan (UBJOM) PLTU Rembang terus berinovasi. Tantangan untuk bersaing semakin besar. Utamanya di tengah masuknya pembangkit baru dan persaingan di energi terbarukan. Di tengah ketat persaingan tersebut PJB Rembang menargetkan mampu mendapat proper emas untuk dalam kurun dua tahun mendatang.

 Komitmen inilah yang dipegang PT UBJOM PLTU Rembang. Disela merayakan ulang tahun PJB ke-24 yang digelar di kantor PLTU Sluke. Di Rembang agenda extra semarak dan pencapaian PJB ke-24 tersebut dirayakan jalan sehat. Diikuti bersama Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Turut mendampingi Polres dan Kodim 0720/Rembang (diwakili Polsek dan koramil). Disamping Camat Sluke, Hariyadi beserta masyarakat sekitar Ring I.

Pesertanya selain karyawan, masyarakat Leran, Pangkalan, Jurangjero, Trahan (Sluke) dan Sendangsari (Lasem). Dengan mengambil rute PLTU Rembang sampai Desa Leran. Jaraknya sekitar 5 kilo, dengan total peserta sekitar 600 orang.

General Manager, PT. Pembangkit Jawa-Bali Unit Bisnis Jasa Operasi dan Pemeliharaan (UBJOM) PLTU Rembang Hendri Bastian menyampaikan, sebenarnya ulang tahun PJB  tanggal 3 Oktober. Ada beberapa agenda yang diusung. Rata-rata untuk flashback dan bagaimana yang sudah dilakukan.

”Ini menjadi dasar untuk mengembangkan visibility lebih lanjut. Kebetulan tema tahun ini extra. Artinya ek 24, bagiamana prestasi PJB sudah cukup banyak. Baik regional, nasional maupun internasional,” ungkapnya disela perayaan tersebut.

Dengan extra harapannya tidak berhenti disitu. Tetapi  juga bisa sebagai langkah awal, untuk mengembangkan bisnis. Sudah diketahui PJB sudah excelent dioperasi. Dengan masuknya pembangkit baru dan persaingan di energy terbarukan menjadi tantangan PJB.

Terakhir, disinggung permintaan Bupati Rembang Abdul Hafidz untuk lingkungan sekitar agar terang benderang dirinya mengaku belum banyak terlibat disana. Kebetulan Bastian baru secara menjabat GM tepatnya awal bulan ini. Namun selagi dapat dibantu akan dicover.

Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sambutanya memotivasi kepada semua karyawan untuk meningkatkan kualitas kinerja. Sekaligus ulang tahun tersebut menunjukan organisasi semakin tangguh dan kuat.

”PLTU harus bersinergi masyarakat. Pemerintah memahami BUMN yang dipercaya tersebut harus ada yang lebih dari perusahaan swasta. Salah satunya bagaimana CSR yang dikeluarkan betul-betul menyentuh untuk prioritas masyarakat,” dorongannya.

Terakhir, bupati juga memberikan masukan PLTU Rembang. Karena pusat industri penerangan, maka diminta kanan dan kiri harus terang. Kalau sebelumnya sudah ada puluhan lampu, kedepan dapat ditambah ke timur. Utamanya di Jatisari, Sluke.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia