Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Tipu Warga Ratusan Juta, Polisi Gadungan Dibekuk Polisi Beneran

19 Oktober 2019, 12: 05: 12 WIB | editor : Ali Mustofa

POLISI GADUNGAN: Haryanto saat bergaya menggunakan atribut polisi.

POLISI GADUNGAN: Haryanto saat bergaya menggunakan atribut polisi. (POLRES KUDUS FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Kepolisian Resor (Polres) Kudus mengamankan Haryanto, 35, Rabu (17/10) lalu. Pria ini dibekuk karena telah menipu Anggi Puspita Sari, 35, warga RT 4/RW 4, Desa Garung Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, hingga ratusan juta rupiah. Modusnya, pelaku yang juga warga RT 1/RW 5, Desa Tunjungrejo, Margoyoso, Pati, itu, mengaku sebagai anggota polisi.

Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan, penipuan terjadi berawal ketika pria yang mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Iptu  Haryanto, SH, SIK berkenalan dengan Anggi yang berstatus sebagai janda sekitar April lalu. ”Tersangka mengaku kepada korban kalau sedang mengikuti pendidikan kejuruan untuk meningkatkan karirnya. Sehingga membutuhkan banyak uang,” katanya.

Dengan status korban sebagai janda, dia pun mengaku sebagai duda. Beberapa kali tersangka meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan kepada korban. Mulai dari uang untuk tambahan biaya pendidikan, hingga tambahan beli mobil. Korban pun menuruti, karena dijanjikan akan dinikahi usai pendidikan.

WAJAH MEMELAS: Haryanto saat berada di Polsek Kaliwungu setelah ditangkap polisi.

WAJAH MEMELAS: Haryanto saat berada di Polsek Kaliwungu setelah ditangkap polisi. (POLRES KUDUS FOR RADAR KUDUS)

”Korban mengaku telah menyerahkan uang Rp 82.200.000 dan sepeda motor untuk keperluan pendidikan perwira di Jakarta. Tersangka mengatakan akan mengembalikan kepada korban, namun hingga sekarang belum juga dikembalikan. Ternyata setelah ditelusuri, tersangka merupakan polisi gadungan,” ujarnya.

Mengetahui hal itu, korban langsung melapor ke Polsek Kaliwungu untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Saat ditaksir, kerugian total yang dialami korban sekitar Rp 101.425.000. Kini, atas perbuatannya tersangka harus dibui. Dia dijerat dengan Pasal 378  KUHPidana tentang Tindak Pidana Penipuan. Dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Meliputi pistol mainan korek api, kaus polisi warna merah, kaus polisi bertuliskan turn back crime, tas selempang polisi, satu unit sepeda motor, dan satu unit handphone.

(ks/daf/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia