Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Ekonomi

Indosat Ooredoo Kerja bareng Facebook Kampanye ‘Internet 101’

18 Oktober 2019, 17: 41: 15 WIB | editor : Ali Mustofa

Indosat Ooredoo Kerja bareng Facebook Kampanye ‘Internet 101’

JAKARTA, Radar Kudus- Indosat Ooredoo gandeng Facebook kampanyekan ‘Internet 101’.  Kampanye nasioal ini bertujuan untuk meningkatkan adopsi mobile internet di Indonesia. Program yang diluncurkan (15/10) lalu, juga bertujuan untuk membantu pemula untuk mendapatkan pengalaman berinternet yang optimal. Caranya adalah dengan menyelenggarakan pelatihan di cabang ritel Indosat Ooredoo dan toko-toko eksklusif, terutama di daerah pedesaan. Kampanye ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Indosat Ooredoo Pilar Edukasi.

”Internet memiliki kekuatan untuk menyalurkan suara publik dan membantu menemukan serta membagikan pengetahuan. Juga memperkuat ekonomi dan mengembangkan komunitas. Internet juga memiliki peran penting untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan hasil yang optimal dari sumber daya yang kuat. Lebih dari sekedar konektivitas fisik. Kami bangga bekerjasama dengan Facebook di Indonesia. Dengan kerjasama ini, kesadaran pengguna internet pemula terhadap  peluang yang ditawarkan oleh internet bisa lebih tinggi,” ungkap President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo, Ahmad Al Naema. 

Kampanye nasional ini, menurut  Ahmad Al Naema, akan membantu memperkuat upaya inklusi digital dan mendorong orang-orang untuk menggunakan internet secara bertanggungjawab dan aman.

Data dari GSMA Mobile Economy Report tahun 2019 menunjukkan, penetrasi mobilw internet diprediksi akan tumbuh hingga 69persen pada tahun 2025. Artinya ada 24 juta orang Indonesia yang akan masuk ke ranah online. Namun masih ada kesenjangan digital antara penduduk di kota besar dan di pedesaan. ”Sekitar  45 persen masyarakat tinggal di area pedesaan, yang mana angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara berkembang lain di Asia Pasifik. Dan kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan membuat biaya pembangunan menjadi lebih tinggi. Menurut riset GSMA, masih 97 persen populasi warga pedesaan belum menggunakan internet,” jelasnya.

Mengurangi kesenjangan digital tersebut, indosat Ooredoo mengambil langkah strategis melalui kerjasama dengan Facebook, dan berbagai pemangku kepentingan untuk edukasi melalui pelatihan-pelatihan, salahsatunya dengan kampanye ‘Internet 101’. (lia)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia