Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Lulusan UMK Kudus Siap Jadi Wirausahawan

18 Oktober 2019, 15: 03: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

SAATNYA BERKONTRIBUSI: Plt Bupati Kudus Hartopo (depan tengah) mengikuti prosesi wisuda di auditorium UMK kemarin.

SAATNYA BERKONTRIBUSI: Plt Bupati Kudus Hartopo (depan tengah) mengikuti prosesi wisuda di auditorium UMK kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Universitas Muria Kudus (UMK) mewisuda 1.067 mahasiswa dari program sarjana maupun pascasarjana. Prosesi wisuda dilaksanakan selama dua hari, Rabu (16/10) dan Kamis (17/10).

Lulusan UMK disiapkan menjadi pewirausaha. Semangat itu, sejalan dengan salah satu komponen visi UMK yaitu menjadi universitas unggul, berbasis kearifan lokal, dan berdaya saing global.

Semangat tersebut, juga merupakan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi tagline UMK, ”santun, cerdas, dan berjiwa wirausaha.” Kearifan itu juga merupakan inspirasi dari istilah Gusjigang. Yaitu perilaku yang bagus, suka menuntut ilmu (mengaji), dan memiliki jiwa atau semangat berdagang (berwirausaha).

Wisuda dihadiri Plt Bupati Kudus H.M. Hartopo. Dalam sambutannya, dia menyampaikan, lulusan harus mampu bersaing di dunia usaha. Tidak harus mencari kerja, tapi menciptakan lapangan kerja. ”Saya sebagai alumni UMK merasa bangga dengan perkembangan dan kemajuan kampus ini. Harapannya, kualitas sivitas akademika UMK selalu diperbaiki. Dan, alumni UMK bisa bermanfaat untuk negara Indonesia, dan Kudus khususnya,” terangnya.

UMK dengan Pemkab Kudus selalu bersinergi dan berdampingan. Banyak alumni dari UMK yang dilatih dan didampingi oleh pemkab untuk membentuk wirausaha baru. ”Sejalan dengan program yang ditetapkan Pemkab Kudus, bahwa setiap tahun pemkab mencetak dan mendampingi 500 wirausaha baru,” jelasnya.

Rektor UMK Dr. Suparnyo, SH, MS, dalam sambutannya menegaskan, lulusan UMK merupakan bagian dari potensi bangsa. Sehingga diharapkan mampu berkiprah dan mengambil peran untuk meneruskan pembangunan. ”Di masa persaingan yang sangat ketat ini, rasanya sudah tidak dapat ditawar-tawar lagi bahwa hard skills dan soft skills harus seiring dan sejalan,” tegasnya.

Ketua panitia wisuda Rina Fiati ST, M.Cs menuturkan, ada yang berbeda dari wisuda sebelumnya. Kali ini ada 15 wisudawan dari sarjana dan pascasarjana terbaik yang menerima apresiasi dari Bank Syariah Mandiri (BSM). Masing-masing menerima Rp 1 juta dalam bentuk tabungan. ”UMK memang sudah lama bekerja sama dengan BSM. Semua aktivitas pembayaran uang kuliah melalui BSM,” ungkapnya.  

Terkait dengan kemajuan mahasiswanya, UMK mengirim dua mahasiswa Fakultas Pertanian untuk joint research guna penyusunan skripsi di Thaksin University Thailand. Juga ada pertukaran 10 mahasiswa magang program SEA Teacher di Thailand dan Filipina.

Kemudian ada pertukaran magang SEA TVET di Malaysia dua mahasiswa; ada juga dua mahasiswa pertukaran magang kerja sama dengan KBRI Vietnam; 12 mahasiswa pertukaran P2A Summer Program di Malaysia, Thailand, dan Vietnam; dan lima mahasiswa program joint summer. Ada juga kredit transfer dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menempuh satu semester di Hatyai University Thailand dan mengirim 60 mahasiswa untuk menempuh mata kuliah soft skill di Multimedia University Malaysia.

Selain itu, ada juga kegiatan mahasiswa asing di UMK tahun ini. Yaitu program living in Asia ke-2. Ada 22 mahasiswa yang berasal dari Vietnam, Mesir, Afganistan, Thailand, Thajikistan, Burundi, Filipina, dan Sudan. Kemudian empat mahasiswa dari Vietnam dan Thailand mengikuti program living in Asia ke-3.

Tujuh mahasiswa dari Thailand dan Filipina mengikuti program SEA Teacher di UMK, tiga mahasiswa dari Filipina mengikuti Program SEA TVET di UMK, serta lima mahasiswa dari Thailand dan Kamboja mengikuti program joint summer.

Selanjutnya, prestasi mahasiswa UMK bidang akademik juga sudah sampai ke tingkat internasional. Lima mahasiswa meraih gold medal dalam World Invention Competition and Exhibition 2019 di Malaysia, dua mahasiswa meraih gold award dalam International Student Affair Invention, Innovation & Design Competition (ISAIID) di Malaysia dan dua mahasiswa meraih silver medal dalam Indonesia International Invention Festival 2019, tujuh mahasiswa meraih silver medal dalam International Science and Invention Fair 2019, dua mahasiswa meraih silver award dan bronze award dalam International Young Scientists Innovation Exhibition (IYSIE) di Malaysia.

Di tingkat nasional, mahasiswa UMK masuk dalam finalis Pimnas 2019 dan juara I lomba menulis essai dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa dan Pelajar

Untuk Program kemahasiswaan lain, ada 10 mahasiswa mengikuti program magang bersertifikat di BUMN di Batch 1 dan 20 mahasiswa di Batch 2, yaitu di PT Jamkrindo, PT Jasa Marga, PT KAI, PT Angkasa Pura, PT Hutama Karya, PT Amarta Karya, Perum Pengangkutan Penumpang Jakarta (Perum PPD), PT Bank Mandiri, PT Pelindo III, PT PLN, PT BNI, dan Bank BTN.

Tahun ini, 50 mahasiswa juga ada yang memperoleh beasiswa dari Bank Indonesia untuk satu tahun. Di samping banyak juga beasiswa-beasiswa lain dari instansi yang sudah lama diperoleh mahasiswa.

(ks/lin/san/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia