Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Tarung Lawan Istri, Suami Menang di Pilkades Tanpa Bagi-bagi Amplop

18 Oktober 2019, 11: 03: 45 WIB | editor : Ali Mustofa

BERSAING: Pasangan suami istri bersaing di Pemilihan Kepala Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit. Suami bernama Maskan berhasil menang pada Pilkades Kamis (17/10).

BERSAING: Pasangan suami istri bersaing di Pemilihan Kepala Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit. Suami bernama Maskan berhasil menang pada Pilkades Kamis (17/10). (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Tanpa bagi-bagi amplop ke warga, Maskan berhasil menang dalam Pilkades Raguklampitan, Kecamatan Batealit. Dia melawan istrinya sendiri. Sementara di Desa Manyargading, Kecamatan Kalinyamatan, Zainul menang melawan anaknya sendiri.

Untuk desa yang calonnya merupakan pasangan suami istri ada sebanyak 11. Mulai dari Desa Sidigede, Kecamatan Welahan; Desa Banyuputih, Kecamatan Kalinyamatan; Desa Sowan Lor dan Wanusobo, Kecamatan Kedung; Desa Pecangaan Wetan, Kecamatan Pecangaan; Desa Raguklampitan, Kecamatan Batealit; Desa Mayong Kidul dan Sumberejo, Kecamatan Mayong; Desa Ujungwatu dan Bandungharjo, Kecamatan Donorejo; serta Desa Mambak Kecamatan Pakisaji.

Di Desa Raguklampitan, dua calon kades merupakan pasangan suami istri (pasutri). Bernama Maskan dan Endang Sundari. Mereka sama sekali tak bagi-bagi amplop. Namun, masyarakat di desa setempat tetap berbondong-bondong ke TPS memberikan hak suaranya.

Hasil akhirnya, Maskan meraih suara yang lebih tinggi dibanding istrinya. Perolehan keduanya terpaut jauh. Maskan meraih 3.825 suara. Sementara Endang hanya mendapat 395 suara.

Selain itu, ada juga seorang bapak berhadapan dengan anaknya. Di Desa Manyargading, Kecamatan Kalinyamatan. Calon kepala desa Zainul harus bersaing dengan anaknya sendiri. Yakni Hongki Sabung Wicaksono. Hasilnya, Zainul menang dengan raupan suara 828. Sedangkan anaknya meraih 602 suara.

Meski calonnya memiliki hubungan keluarga, antusias pemilih relatif cukup tinggi. Dari total 1910 daftar pemilih tetap, ada 1459 yang hadir di tempat pemungutan suara. Salah satu panitia pemilihan kepala Desa Manyargading Ahmad Isnaini Yusuf mengatakan, Zaini terpaksa berhadapan anaknya karena hingga batas waktu akhir pendaftaran, tidak ada calon lain kecuali anaknya sendiri.

”Zaini dulunya pernah menjabat sebagai kepala desa. Pada Pilkades ini petahana yang kemarin tidak mencalonkan diri lagi. Sehingga Zaini saat ini maju lagi,” katanya.

Begitu pula kondisi di Desa Kendengsidialit, Kecamatan Welahan. Kahono Wibowo yang maju harus melawan Rifatin yang merupakan adik kandungnya sendiri. Pada Pilkades kali ini, Kahono maju untuk ketiga kalinya. Hasilnya, Kahono menang dengan raihan 1.190 suara. Sedangkan Rifatin meraih 792 suara.

(ks/emy/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia