Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Hasil Pilkades di Jepara Di-deadline Sepekan

18 Oktober 2019, 10: 46: 01 WIB | editor : Ali Mustofa

Hasil Pilkades di Jepara Di-deadline Sepekan

KOTA, Radar Kudus Setelah pemungutan suara Kamis (17/10), panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) punya waktu tujuh hari. Untuk melaporkan hasil Pilkades kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Jepara Siswanto menjelasakan, panitia Pilkades melaporkan hasil beserta berita acara pemungutan suara. Termasuk berita acara penghitungan suara dan penetapan calon kepala desa terpilih. ”Selanjutnya keluar penetapan calon kepala desa terpilih, dengan surat keputusan BPD disampaikan kepada bupati lewat camat,” katanya.

Menanggapi hasil Pilkades, pihaknya menerima aduan maupun permasalahan usai pemilihan. Hal ini sesuai dengan arahan pimpinan daerah dan regulasi yang berlaku. Pihaknya mendampingi jajaran Forkopimda monitoring ke sejumlah desa.

Salah satunya di Desa Bandengan, Kecamatan Jepara. Antusias warga terlihat saat antre masuk ke TPS. Ada lima TPS di sana. Warga berdesakan untuk memilih calon kepala desa pilihan masing-masing. Terdapat lima calon kepala desa di desa tersebut.

Sekda Jepara Edy Sujatmiko mengatakan, pemilihan kepala desa serentak sudah disiapkan mulai pra hingga pemilihan. Sedangkan pascapemilihan, pihaknya menyediakan posko di Setda jepara 24 jam. ”Jika ada kendala camat melakukan laporan kepada bupati melalui posko. Sehingga bisa segera ditindaklanjuti supaya sukses hingga akhir,” tuturnya.

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman mengatakan, pengamanan dimulai dengan monitoring dan pencegahan preventif oleh polsek, koramil, Satpol PP, dan linmas. Memantau keamanan sejak Rabu (16/10) malam hingga hari H. Juga membantu kesiapan panitia. Sehingga dipastikan  seluruh TPS serentak memulai tahapan pencoblosan tanpa hambatan. ”Hingga penghitungan berjalan kondusif. Animo masyarakat juga tinggi,” katanya.

Sementara itu Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali telah melakukan rapat pimpinan dan fraksi terkait Pilkades serentak. Ke depan dewan harus bersinergi dengan masyarakat melalui pemdes. ”Kesenjangan selama ini yang dirasakan oleh desa adalah tidak diakomodir usulannya saat Musrenbang. Maka dewan harus sering-sering turun ke bawah,” katanya.

(ks/war/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia