Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Koleksi Museum Kretek Ditambah

17 Oktober 2019, 10: 01: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

TAMBAH KOLEKSI: Rencananya Pemkab Kudus akan menambah koleksi Museum Kretek. Mulai dari kendaraan pengangkut hingga laporan keuangan perusahaan rokok zaman dulu.

TAMBAH KOLEKSI: Rencananya Pemkab Kudus akan menambah koleksi Museum Kretek. Mulai dari kendaraan pengangkut hingga laporan keuangan perusahaan rokok zaman dulu. (DOK RADAR KUDUS)

Share this      

JATI, Radar Kudus – Setelah mendapatkan masukan dari berbagai pihak terkait kondisi museum, akhirnya pengelola Museum Kretek memutuskan untuk memperbarui dan menambah koleksi. Di tahun depan, pihak pengelola berencana menganggarkan dana sekitar Rp. 900 juta untuk proyek tersebut.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (KUPTD) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Kasman Sutiyono mengatakan, setelah dua tahun meraih legalitas status sebagai museum tipe C, kini pihaknya bertekad untuk menaikkan status tersebut menjadi tipe B.

Pihaknya menyebutkan, saat ini baru ada 500an koleksi benda-benda bersejarah di Museum Kretek. Seluruhnya merupakan benda-benda yang berkaitan erat dengan kretek dan Kudus pada masa silam.

Usai mengadakan  pameran museum-museum se-Pantura Timur, pihaknya akan meningkatkan kualitas Museum Kretek. Hal ini dilakukan agar Museum Kretek lebih unggul dengan museum-museum tersebut.

”Sebenarnya tipe museum-museum kota tetangga sama dengan Museum Kretek, namun alangkah baiknya kami mulai meningkatkan kualitas. Salah satunya dengan menambah koleksi,” ujar Kasman.

Terkait penambahan koleksi tersebut, pihaknya akan membuat gudang tembakau yang dimiliki pabrik-pabrik rokok pada masa lampau. Selain gudang tembakau, Kasman juga berencana untuk menambah koleksi-koleksi berupa catatan-catatan sejarah terkait kretek. Seperti laporan keuangan pabrik rokok tempo dulu dan jurnal kretek yang ditemukan seorang warga Belanda di toko barang bekas di Kota Amsterdam.

Objek lain yang ingin ditambahkan dalam daftar koleksi Museum Kretek yakni replika kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk mengangkut kretek. Dari proses awal sampai menjadi batangan-batangan rokok.

”Rencananya tahun depan akan kami garap. Kira-kira membutuhkan dana sekitar Rp 900 juta-an. Ini untuk mengejar status agar meningkat menjadi tipe B,” katanya.

Sementara itu, Umar Alfyan, salah satu pengunjung asal Kabupaten Pati mengatakan, setelah lebih dari lima kali mengunjungi Museum Kretek, dia tidak pernah melihat adanya penambahan koleksi oleh pengelola. Justru ada penambahan taman bermain yang terletak di belakang museum.

Menurut Umar, semestinya pihak pengelola memperbanyak inovasi Museum Kretek. Dia setuju dengan gagasan Kasman tentang narasi besar tersebut. Sebab pihaknya akan menambah daya tarik edukasi kepada pengunjung.

”Kalau koleksinya itu-itu saja ya pengunjung bosan untuk datang. Untuk itu, pengelola harus cepat tanggap dalam berbenah. Biar Museum Kretek tak ditinggalkan pengunjung setianya,” ungkapnya. (qih)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia