Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Blora

Dinkominfo Salurkan Air Bersih di Dua Desa Terdampak Kekeringan

15 Oktober 2019, 08: 56: 16 WIB | editor : Ali Mustofa

BANTU KEKERINGAN: Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Blora mendistribusikan air bersih di Desa Karang, Bogorejo dan Desa Klokah, Kunduran.

BANTU KEKERINGAN: Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Blora mendistribusikan air bersih di Desa Karang, Bogorejo dan Desa Klokah, Kunduran. (DINKOMINFO BLORA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA, Radar Kudus Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Blora bekerja sama mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di dia desa. Kegiatan ini dijadwalkan bertahap dengan swadaya oleh ASN di lingkungan OPD terkait.

Peluncuran armada bantuan air bersih secara simbolis dilaksanakan oleh Kepala Dinkominfo Kabupaten Blora Sugiyono. Yaitu dengan mengibaskan bendera motif kotak warna hitam dan putih di halaman GOR Mustika, usai apel pagi Senin (14/10). Distribusi air itu bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), fans pendengar radio Blora dan Paguyuban Penyiar Radio Blora Mustika (Pagar Bumi).   

Kepala Seksi Radio, Televisi, Film dan Pers (RTFP) Bidang IKP Dinkominfo Blora Samedi Djoko Waspodo berharap bantuan itu bermanfaat bagi masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.

Pendistribusian air bersih ini ditujukan di Desa Karang, Kecamatan Bogorejo. Berikutnya di Dukuh Jipangan, Desa Klokah, Kecamatan Kunduran. Kegiatan sosial tersebut, sebagai implementasi penyebarluasan informasi penyelenggaraan Pemkab Blora tahun 2019.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Sunanto mengungkapkan, dari 16 Kecamatan di Kabupaten Blora 14 Kecamatan terdampak kekeringan. Total ada 145 desa di 14 kecamatan terdampak kekeringan. Hanya Kecamatan Todanan dan Kradenan yang tidak terdampak. Karena memiliki sumber air cukup dekat.

”Dropping air tahun ini cukup panjang. Dijadwalkan hingga akhir Oktober mendatang, karena kemarau diperkirakan hingga bulan November,” terangnya.

Untuk tahun ini, BPBD menganggarkan Rp 275 juta untuk kegiatan dropping air bersih. Atau sebanyak 1.100 tangki air bersih yang disediakan. Dropping air tersebut bukan hanya dari BPBD. Tapi ada pihak luar pemerintahan yang juga melakukan dropping. Mereka adalah perusahaan yang ada di Blora dengan anggaran corporate social responsibility (CSR) mereka. 

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia