alexametrics
Kamis, 13 Aug 2020
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Penyusunan RPP dengan Nilai Karakter dan Kecakapan Abad 21

10 Oktober 2019, 11: 51: 40 WIB | editor : Ali Mustofa

Sri Ambarwati, S.Pd.SD.; Guru SD Negeri 1 Bandungharjo

Sri Ambarwati, S.Pd.SD.; Guru SD Negeri 1 Bandungharjo (dok pribadi)

Share this      

SALAH satu faktor penentu keberhasilan pembelajaran adalah kemampuan guru dalam menyusun perencanaan yang tertuang dalam RPP. Penyusunan RPP mengacu pada silabus, buku guru, buku siswa, buku teks pelajaran dan referensi lain yang mendukung. Pengembangan RPP dapat dilakukan guru secara mandiri atau kelompok melalui KKG.

Dalam menyusun RPP diperlukan kemampuan guru untuk memfasilitasi pengalaman belajar yang berkesan sehingga mampu menguatkan karakter siswa. Penguatan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran diharapkan tidak hanya administratif, tetapi diterapkan dalam pembelajaran. Ada lima nilai utama penguatan karakter yaitu religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas.

Untuk mencapai hasil yang optimal, guru dapat memfokuskan pada nilai-nilai yang relevan sesuai dengan ruang lingkup kompetensi dasar dan dinamika pembelajaran. Secara eksplisit, rencana penguatan karakter siswa dapat dituliskan dalam rumusan tujuan pembelajaran. Selanjutnya, tujuan pembelajaran dijabarkan lebih lanjut dalam kegiatan pendahuluan, inti dan penutup.

Penguatan karakter siswa dapat dicapai melalui pendidikan karakter berbasis kelas, berbasis budaya sekolah, dan berbasis masyarakat. Penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah antara kegiatan literasi, penguatan pendidikan karakter berbasis kelas yaitu pembelajaran tematik menggunakan kecakapan abad 21, terutama 4C yaitu berpikir kritis (critical thinking), kolaborasi (collaboration), kreativitas (creativity), dan komunikasi (communication). Selain itu, dalam pengembangan penilaian dengan mempertimbangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS).

Prinsip-prinsip penyusunan RPP Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 22 Tahun 2016 adalah sebagai berikut. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik. Berpusat pada peserta didik. Berbasis konteks. Berorientasi kekinian. Mengembangkan kemandirian belajar. Memberi umpan balik dan tindak lanjut pembelajaran. Memiliki keterkaitan dan keterpaduan antarkompetensi/ antarmuatan. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Komponen RPP yaitu memuat dentitas sekolah, identitas mata pelajaran, kelas/semester, materi pokok, dan alokasi waktu. Komponen-komponen selanjutnya yaitu tujuan pembelajaran, kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran..

Mekanisme pelaksanaan pembelajaran mencakup perencanaan, pelaksanaan (termasuk di dalamnya kegiatan evaluasi), dan pertimbangan daya dukung. Dalam menyusun RPP hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut. Pertama, Penguatan karakter siswa melalui PPK berbasis kelas, budaya sekolah, dan berbasis masyarakat yang diperkaya dengan literasi, kompetensi abad 21, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Integrasi ini dapat dilakukan pada indikator, tujuan, kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup, serta penilaian.

Kedua, perbedaan individual siswa antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan siswa. Ketiga, partisipasi aktif siswa. Keempat, berpusat pada siswa untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.

Kelima, pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan. Keenam, pemberian umpan balik dan tindak lanjut. Ketujuh, penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi, kegiatan pembelajaran, IPK, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.

Kedelapan, mengakomodasi pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya. Kesembilan, penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

Langkah-langkah Penyusunan RPP yaitu mengkaji silabus, merumuskan indikator pencapaian KD, merumuskan tujuan, dan mengembangkan materi. Selanjutnya menjabarkan kegiatan pembelajaran yang ada pada  silabus dalam bentuk yang lebih operasional, menentukan alokasi waktu, serta mengembangkan penilaian pembelajaran, menentukan strategi pembelajaran remedial segera setelah dilakukan penilaian. Terakhir, menentukan media, alat, bahan, dan sumber belajar.

Penyusunan RPP yang di dalamnya terdapat pengembangan nilai karakter, budaya literasi, kecakapan abad 21, serta keterampilan berpikir tingkat tinggi akan membawa pembelajaran lebih terarah. Pada akhirnya akan mengantarkan peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih berkesan. (*)

(ks/top/top/JPR)

 TOP