Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Features
Imam Zusdi Ghozali, Ketua DPRD Jepara

Usai Dilantik Langsung Pimpin Dua Rapat Paripurna

09 Oktober 2019, 15: 50: 56 WIB | editor : Ali Mustofa

SALING DUKUNG: Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali bersama istrinya.

SALING DUKUNG: Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali bersama istrinya. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali resmi dilantik kemarin. Usai prosesi itu, dia tak memiliki waktu istirahat. Hanya berselang beberapa menit, dia langsung memimpin dua agenda rapat paripurna.

M. KHOIRUL ANWAR, Jepara, Radar Kudus

KEMEJA putih yang terbalut jas hitam berbahan sutera bergegas dilepaskan Imam Zusdi Ghozali. Peci hitam yang dikenakan saat pelantikan pimpinan dewan juga dilepas. Kucuran keringat dari sela-sela rambut membasahi dahi dan pipi ketua DPRD Jepara baru. Tisu di atas meja kerjanya diambil untuk menyeka keringat itu.

Sementara istrinya, Isni Kurniawati melipat kembali kemeja putih yang sebelumnya dipakai Imam. ”Ditemui banyak tamu jadi agak gerah. Ke sana kemari pindah ruangan satu ke ruangan yang lain,” kata Imam saat ditemui Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Beberapa saat setelah diambil sumpah sebagai pimpinan dewan, Imam giliran memimpin pengambilan sumpah dua anggota dewan Arizal Wahyu Hidayat dan Achmad Harmoko. Pengambilan sumpah kedua anggota dewan ini, dilakukan hampir dua bulan setelah agenda yang sama oleh 48 anggota lain.

Dua anggota dewan dari Partai Gerindra itu, tidak mengikuti pengucapan sumpah/janji bersama-sama pada 13 Agustus lalu. Sebab, mereka sedang berada di Tanah Suci menjalankan tugas sebagai anggota Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Jepara.

Rapat paripurna pengambilan sumpah dua anggota dewan itu, menjadi tugas pertamanya setelah dilantik jadi ketua. Setelah memimpin rapat paripurna, ia sempatkan istirahat dan menemui tamu di ruangannya.

Jarum jam menunjukkan pukul 13.00. Pria kelahiran Jepara, 22 Oktober 1971 ini, meraih peci yang tadinya ia lepas. Lalu dipakai lagi. Imam gantian bertugas memimpin rapat paripurna penetapan alat kelengkapan dewan. Terhitung dua kali pimpin rapat paripurna dalam sehari setelah pengambilan sumpah.

Imam Zusdi Ghozali mengatakan, ia harus segera kebut pekerjaan rumah dewan di akhir tahun ini. AKD sempat belum bisa terbentuk karena belum ada pimpinan definitif. Dengan terbentuknya AKD ini, dewan baru bisa menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

Selain AKD, masih ada Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Difabel dan pembahasan anggaran 2020 yang sudah menunggu. ”Saya tidak ingin menunda-nunda agenda. Hari itu juga AKD terbentuk. Supaya langsung bisa bekerja tuntaskan pekerjaan,” ungkapnya.

Dia ingin bergerak cepat dan sesegera mungkin melaksanakan tanggung jawab sebagai ketua dewan. Untuk itulah, dia tak canggung sesaat usai pelantikan, dia dipanggil duduk di kursi pimpinan dan memimpin dua kali rapat paripurna.

Di tengah perbincangan dengan Jawa Pos Radar Kudus, Imam disibukkan pertemuan dengan fraksi dan unsur pimpinan. Perbincangan itu berlanjut dengan istrinya, Isni Kurniawati. Isni menyebut Imam adalah sosok yang teguh dengan pendiriannya.

Ia menyontohkan, saat Pemkab Jepara hendak mengajukan pinjaman daerah, suaminya tegas menolak. Karena sangat berisiko terhadap keuangan daerah. ”Sampai rumah cerita dengan agendanya di kantor. Memang beliau berani bersuara selama yang diyakini benar,” tuturnya.

Pengalaman Imam dalam berpolitik dinilai berpengaruh besar terhadap karakter dan kebijakannya selama menjadi dewan. Imam menjadi wakil rakyat sejak 2014 lalu. Saat itu menjadi wakil ketua hingga 2019. Dilanjutkan pada periode kedua menjadi ketua hingga 2024 mendatang.

Sebelum memantapkan pilihan berlabuh di Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Imam sebelumnya aktif di Partai Golkar. Dia menjadi ketua Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Partai Golkar Kecamatan Keling. Pernah juga menjadi anggota PDIP. Hingga pada 2008 ia memantapkan pilihan berlabuh partai berlambang Kakbah. Ia menjadi pengurus Dewan Pimpinan Pusat PPP. Ditugaskan di Jepara. Saat ini ia menjabat sebagai wakil ketua Bidang Organisasi Dewan Pimpinan Cabang PPP Jepara. (*)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia