Rabu, 16 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

Kabupaten Rembang Kembali Raih Opini WTP dari BPK

08 Oktober 2019, 10: 48: 05 WIB | editor : Ali Mustofa

SEMRINGAH: Bupati Rembang, Abdul Hafidz menerima sertifikat opini WTP yang diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Jateng, Sulaimansyah.

SEMRINGAH: Bupati Rembang, Abdul Hafidz menerima sertifikat opini WTP yang diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Jateng, Sulaimansyah. (HUMAS PEMKAB REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Sertifikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Pemerintah Pusat kemarin (7/10) secara resmi diserahkan ke Pemkab Rembang. Ada perbedaan di tahun sebelumnya, jika sebelumnya sertifikat diserahkan di Jakarta, kini pemerintah pusat menyerahkan langsung ke daerah.

Penyerahan sertifikat diserahkan langsung Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Jateng, Sulaimansyah. Dilanjutkan penandatanganan nota kesepahaman antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jateng dengan Pemkab Rembang.

Penyerahan ini dilakukan di ruang rapat bupati. Hadir secara langsung yang menerima Bupati Rembang, Abdul Hafidz. Turut mendampingi sejumlah kepala OPD.

Sulaimansyah mengatakan, pemberian sertifikat opini WTP sebagai bentuk apresiasi kepada Kabupaten Rembang atas pengelolaan keuangan dan pertanggungjawaban dari keuangan daerah dengan standar tertinggi.

”Pemerintah pusat sangat mengapresiasi atas pengelolaan keuangan dan pertanggungjawaban dari keuangan daerah dengan standar tertinggi. Opini WTP itu merupakan standar tertinggi pemerintah pusat yang dalam hal ini diwakili oleh Menteri Keuangan memberikan apresiasi, memberikan penghargaan melalui piagam ini,” sambutannya.

Menurutnya penyerahan penghargaan tahun ini beda. Ditambahkan jika pada tahun-tahun sebelumnya penyerahan penghargaan tahunan itu diberikan di Jakarta. Tahun 2019 ini langsung diserahkan daerah.

 Karena sesuai instruksi Presiden RI, pemberian penghargaan diberikan langsung ke kabupaten/kota penerima penghargaan sebagai bentuk pendekatan pelayanan kepada daerah. Ia juga mengharapkan penghargaan yang sudah diraih agar terus dipertahankan dan ditingkatkan. 

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyatakan butuh kerja keras Rembang menuju opini WTP. Hal ini tidak dipungkiri dirasakan sangat berat. Karena dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama berpuluh-tahun terkendala soal pengelolaan aset daerah.

"Opini WTP merupakan sejarah untuk Rembang ini. Untuk menuju ke situ (opini WTP) itu, berat. Karena di dalam pemeriksaan BPK ini soal aset ini selama berpuluh-puluh tahun tidak memperhatikan lebih detail. Tetapi menuju WTP lebih detail. Selama satu tahun setengah, semua OPD kita tekan supaya aset ini bisa tertata dengan baik,” ujarnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia