Selasa, 15 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Direhab, Tugu Adipura Direlokasi Sementara

08 Oktober 2019, 09: 15: 53 WIB | editor : Ali Mustofa

MULAI PENGERJAAN: Alat berat didatangkan untuk memulai revitalisasi di Tugu Adipura.

MULAI PENGERJAAN: Alat berat didatangkan untuk memulai revitalisasi di Tugu Adipura. (INTAN M. SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Sejak bulan lalu, sekitar tugu adipura hingga batas kota mulai dilakukan pembenahan. Tugu piala adipura pun sudah dipindahkan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan untuk sementara waktu. Sekaligus dilakukan perawatan.

Diketahui tugu adipura sudah berdiri sejak 1990 silam. Tugu adipura hingga pagar pembatasnya pun sudah tampak rusak. Pagar berwarna biru itu sudah membaur dengan warna kuning kecokelatan. Karena kondisi pagar sudah berkarat.

Kabid Tata Lingkungan DLH Grobogan mengatakan, detail engineering design (DED) dibuat senilai Rp 100 juta. Pada 16 Agustus lalu, mulai kontrak pekerjaan. Kini sudah sekitar 15 persen pengerjaan. Targetnya selesai pada 18 Desember 2019. Pembenahan tugu adipura hingga perbatasan itu dianggarkan Rp 4,8 miliar. Dana itu bersumber dari APBD Grobogan yang dikerjakan CV Dimensi Citra Gemilang.

Desain pun dibuat dengan tetap mengutamakan kearifan lokal Kabupaten Grobogan.  Mulai dari api abadi mrapen hingga petir dimunculkan dalam bangunan ini. Gunungan yang berada di sisi kiri dan kanan juga berisikan hasil bumi yang menjadi andalan daerah ini. Seperti padi, jagung, dan kedelai yang nantinya dibentuk di space frame.

”Space frame itu berbentuk lengkungan dari tugu adipura hingga batas kota. Space frame itu dihiasi patung-patung hasil pertanian. Kemudian pagar pembatas adipura dibuat lebih simpel,” ungkapnya.

Nantinya tugu adipura juga akan dinaikkan. Agar terlihat lebih megah dan tak tertutup jalan. Kemudian, gapura adipura akan memiliki tinggi paling rendah tujuh meter sampai 12 meter. Beberapa pohon di sepanjang jalan tersebut juga akan dirapikan, sebagian dicabut dan dipindah.

Bahkan, Taman Nglejok juga akan diperindah. Lampu di taman tersebut akan diperbaiki, kemudian taman akan dilengkapi plaza dan bangku. Hingga landmark bertuliskan Purwodadi.

”Sebelumnya Taman Nglejok tahun lalu mendapat perawatan DPUPR Grobogan. Dengan menambah tulisan Taman Nglejok,” imbuhnya.

Untuk menambah keasrian, di sepanjang jalan sekitar tugu adipura akan ditanami pohon tabe buya yang memiliki bunga seperti bunga sakura. ”Untuk sisi kiri bunga tabe buya warna putih, sedangkan deret kanan warna kuning,” ujarnya.

(ks/int/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia