Selasa, 15 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Sportainment

Hartopo Dorong Kudus Adventure Offroad Jadi Ajang Sport Tourism

07 Oktober 2019, 14: 37: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

SERU: Offroader melintasi Sirkuit GOR Wergu Wetan Kudus di ajang Kudus Adventure Offroad yang berlangsung Sabtu (5/10) lalu.

SERU: Offroader melintasi Sirkuit GOR Wergu Wetan Kudus di ajang Kudus Adventure Offroad yang berlangsung Sabtu (5/10) lalu. (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – Kudus Adventure Offroad (KAO) digelar pada Sabtu (5/10) di Sirkuit GOR Wergu Wetan Kudus. Gelaran ini untuk memeriahkan HUT ke-740 Kudus dan HUT ke-74 TNI. Sekaligus sebagai kegiatan sport tourism untuk mengenalkan Kudus.

Dandim 0722/Kudus Letkol Arm Irwansah menyampaikan, even offroad ini sebagai rangkaian HUT ke-74 TNI yang diselenggarakan Kodim Kudus. ”Ini even kedua dan kami didukung penuh oleh Pemkab Kudus, Polres Kudus, dan PT Nojorono Tobacco International (NTI) untuk menyelenggarakan,” terangnya.

Dia menjelaskan, even ini secara tidak langsung sebagai ajang promosi Kudus. ”Yang datang kan tak hanya driver-nya. Ada co-driver, mekanik, dan keluarganya. Mereka banyak yang dari luar Kudus,” jelasnya.

SANG JAWARA: Plt Bupati Kudus menyerahkan trofi kepada juara Kudus Adventure Offroad kemarin malam.

SANG JAWARA: Plt Bupati Kudus menyerahkan trofi kepada juara Kudus Adventure Offroad kemarin malam. (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Orang nomor 1 di Kodim Kudus ini berharap, adanya even ini dapat terjalin kedekatan antara TNI dengan masyarakat. ”Semoga ada even seperti ini lagi,” harapnya.

Senada, Plt Bupati Kudus HM Hartopo mendukung penuh offroad ini. Sebab, ajang ini berpeluang menjadi sport tourism. ”Kalau ada even-even seperti ini, hotel-hotel di Kudus pasti ramai. Kuliner khas Kudus juga bakal dicoba peserta yang juga sebagai wisatawan,” ungkapnya.

Dia berharap, even offroad ini terus berlanjut. Tak lupa, orang nomor 1 di Kudus ini, memberi nasihat agar tetap mementingkan faktor keselamatan selama membalap. ”Ini olahraga bagi yang butuh nyali besar. Jadi, semuanya harus diperhitungkan. Termasuk faktor keselamatan,” tandasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus Antoni Alfin. Meski cabang olahraga (cabor) offroad tidak dalam naungannya, namun dia mendukung penuh even ini sebagai sport tourism. ”Di Kudus ada Pengkab (Pengusu Kabupaten) Offroad. Tapi yang membawahi Indonesia Offroad Federation (IOF) langsung,” terangnya.

Hal serupa juga diungkapkan Kepala Dishub Kudus Abdul Halil. Pria yang hobi olahraga ekstrem ini, menyambut positif ajang ini. ”Kami senang dengan adanya even ini, karena masyarakat juga butuh hiburan. Semoga ada lagi dengan skala nasional, bahkan Internasional,” ujarnya.

Kudus Adventure Offroad ini berlangsung seru. Masing-masing peserta saling beradu kecepatan dan keahlian dalam menguasai Jips-nya. Ada yang mulus melaju mulai start sampai finish. Ada pula yang gagal menaiki rintangan jumping. Terperosok, bahkan mogok hingga ban lepas.

Kejuaraan ini bertahap. Lintasan balap soda racing I dan soda racing II digelar pukul 08.15-12.00. Sementara untuk soda racing III dan soda racing IV digeber pukul 13.15-17.00. Dilanjut balap V (individual) pada pukul 19.00-21.00.

Peserta offroad tak hanya dari Jawa Tengah. Tetapi juga dari Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Total hadiah Rp 25 juta untuk tiga kelas. Yakni kelas FFA (2.500-6.000 cc) dengan hadiah Rp 4 juta untuk juara I, kelas under 2.000 cc Rp Rp 3 juta, dan kelas 1.000 cc Rp 2,5 juta.

Ketua Panitia Kudus Adventure Offroad Rafie Rona Aziz berharap, adanya even ini kejuaraan offroad semakin banyak dan maju. (vga)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia