Rabu, 16 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

SMA NU Al-Ma’ruf Gelar Salat Istisqa untuk Memohon Berkah Hujan

07 Oktober 2019, 11: 59: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

KHUSYUK: Siswa dan guru SMA NU Al-Ma’ruf salat Istisqa di halaman sekolah Sabtu (5/10).

KHUSYUK: Siswa dan guru SMA NU Al-Ma’ruf salat Istisqa di halaman sekolah Sabtu (5/10). (VEGA MA’ARIJIL ULA/RADAR KUDUS)

Share this      

JATI, Radar Kudus – SMA NU Al-Ma’ruf menggelar salat istisqa untuk memohon berkah hujan yang penuh rahmat. Itu diikuti guru, karyawan, dan siswa. Salat istisqa itu dimulai pukul 07.30. Itu sekaligus menindaklanjuti instruksi pengurus Nahdlatul Ulama (NU).

Kepala SMA NU Al-Ma’ruf Drs. H.Shodiqun, M.Ag. ingin memberikan pelajaran bermakna bagi siswa, sekaligus beristigfar dan bertaubat lewat salat istisqa ini. ”Kami meminta kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang penuh rahmat dan berkah serta bermanfaat bagi manusia, tumbuhan, dan binatang,” terangnya.

Dia berharap agar hujan segera turun. Orang nomor satu di SMA NU Al-Ma’ruf itu juga menjadi khatib. Disampaikan pula olehnya bahwa saat ini Kudus sedang mengalami gejala kekeringan sehingga beberapa daerah kekurangan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Senada, Waka sarpras SMA NU Al-Ma'ruf Anas Ma'ruf, S.Ag., M.Pdi menyampaikan kegiatan ini merupakan anjuran dari Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus. ”Intinya kami benar-benar memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan di Kabupaten Kudus,” jelasnya.

Dia menambahkan, kegiatan salat istisqa itu sekaligus sebagai praktek keagamaan bagi siswa dan sebagai bentuk memohon keberkahan hujan kepada Allah SWT. Sebanyak 1.180 siswa turut melaksanankan kegiatan ini. ”Semua siswa ikut kecuali siswa perempuan yang berhalangan,” sambungnya.

Kegiatan salat istisqa berlangsung khusyuk. Halaman SMA NU Al-Ma’ruf hampir penuh oleh deretan shaf salat. Siswa laki-laki mengenakan seragam putih-putih lengkap dengan peci warna hitam. Pun dengan guru laki-laki yang juga mengenakan busana muslim. Sementara siswa perempuan dan guru perempuan mengenakan busana muslim dengan warna putih duduk di shaf bagian belakang. (vga)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia