Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Pekerjaan Proyek Kolam Tambat Kapal di Juwana Baru 40 Persen

07 Oktober 2019, 11: 33: 42 WIB | editor : Ali Mustofa

DIKEBUT: Beberapa pekerja tengah melanjutkan peningkatan akses jalan menuju lokasi kolam tambat kapal di Juwana kemarin.

DIKEBUT: Beberapa pekerja tengah melanjutkan peningkatan akses jalan menuju lokasi kolam tambat kapal di Juwana kemarin. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

Share this      

JUWANA, Radar Kudus - Proyek peningkatan jalan kolam tambat kapal kini mencapai 40 persen. Pekerja tengah mengebut proyek senilai Rp 7 miliar itu. Terlebih, saat ini proyek kolam tambat kapal sudah dimulai dengan pengerukan dan pemadatan lahan yang akan digunakan untuk lokasi pelabuhan Juwana.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati Ahmad Faisal melalui Kasi Peningkatan Jalan Hasto Utomo menyebut, proyek lanjutan peningkatan jalan menuju akses kolam tambat kapal di Juwana langsung dikebut usai dilelang. Kini progresnya sudah mencapai 40 persen. 

Proses pekerjaan yang dilakukan saat ini masih fokus pada pembuatan talud pasangan batu dan sheet pile. Dilengkapinya dengan sheet pile untuk memperkuat kondisi tanah yang sedikit lembek karena bekas lahan tambak milik warga. Pembangunan sheet pile juga melanjutkan pekerjaan tahun lalu.

"Untuk peningkatan jalan menuju akses tambat kapal tahun ini rampung. Karena melanjutkan proyek tahun lalu. Untuk tahun ini membangun jalan dan talud. Jalan yang akan dibeton sepanjang 200 meter dan pengaspalan sepanjang 850 meter," paparnya kemarin.

Sementara itu pembuatan sheet pile 150 meter dan talud pasangan batu sepanjang 600 meter. Semua pekerjaan melanjutkan tahun lalu. Karena dilaksanakan bertahap untuk jalan sekitar 1,5 kilometer. Peningkatan jalan itu dilakukan sebelum proyek kolam tambat kapal mulai dikerjakan. Sehingga setelah akses jalan layak, pembangunan proyek tambat kapal tahun depan sudah dapat dilaksanakan.

Pada pekerjaan proyek kolam tambat kapal nanti banyak kendaraan besar yang keluar masuk proyek. Sehingga jalan yang layak sangat diperlukan. Nantinya setelah proyek rampung, jika jalan perlu diperbaiki lagi maka akan diperbaiki. Selain itu juga memudahkan akses warga khususnya nelayan yang kapalnya ada di sekitar Pulau Seprapat.

(ks/put/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia