Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Politik

PPP Usung Bupati Petahana Jadi Bacabup Rembang

02 Oktober 2019, 15: 08: 55 WIB | editor : Ali Mustofa

TETAPKAN CALON: Abdul Hafidz (berdiri tengah) bersama Ketua DPC PPP Rembang Majid Kamil (putih) dan kader partai saat menyatakan sikap politik dalam Pilkada 2020 kemarin.

TETAPKAN CALON: Abdul Hafidz (berdiri tengah) bersama Ketua DPC PPP Rembang Majid Kamil (putih) dan kader partai saat menyatakan sikap politik dalam Pilkada 2020 kemarin. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG, Radar Kudus – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Rembang percaya diri mengusung kader internal pada Pilkada 2020. Secara resmi Abdul Hafidz dipilih. Hanya, partai berlambang Kakbah itu, belum menentukan siapa wakilnya.

Hal tersebut mencuat saat temu kader PPP di kantornya di Jalan Pemuda, KM 03, Blora-Rembang kemarin (1/10). Pernyataan ini, disampaikan Ketua DPC PPP Rembang yang juga Ketua DPRD Majid Kamil. Sikap ini, bukan hanya saat temu kader. Namun sebelum-sebelumnya di internal partai memang sudah merencanakan Abdul Hafidz untuk maju dalam pilkada.

”Kini di tingkat DPC PPP Rembang sudah menyatakan sikap. Bahwa PPP akan mengusung Abdul Hafidz lagi (dalam pilkada),” ujarnya.

Dalam forum juga dipaparkan keberhasilan Abdul Hafidz selama menjabat. Termasuk PPP menilai dan mengevaluasi Rembang maju dipimpin Hafidz. Sehingga ke depan, diharapkan Rembang benar-benar menjadi kota madani.

Terkait pengusungan kader tersebut, tidak ada catatan khusus. Segala ketentuan akan diikuti sesuai regulasi. Baik di KPU maupun internal partai. Karena bagaimanapun yang merekomendasi dari pusat.

Saat disinggung terkait wakil, Majid Kamil belum blak-blakan. Termasuk bagaimana soal kriteria yang dikehendaki. ”Pastinya akan kami lakukan evaluasi,” ujarnya.

Sementara itu, Abdul Hafidz saat ditanya adanya rumor di masyarakat tentang adanya calon wakil baru, dirinya menegaskan belum mendengar. ”Saya sebagai kader PPP sudah barang tentu akan mengikuti istilah sami'na waatho'na (kami mendengar dan taat),” katanya usai temu kader kemarin.

Dengan mengusung Hafidz, rumor-rumor adanya calon lain dari PPP dapat ditepis. Sementara saat ditanya partner kerja, dia tidak berkomentar banyak. ”(Wakil) harus melalui mekanisme. Untuk kriteria nantinya akan ditetapkan dalam rakercab. Kami tidak mau mengandai-andai,” imbuhnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia