Selasa, 15 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Bobol Brankas Bos, Warga Pilang Ini Gondol Uang Rp 30 Juta

02 Oktober 2019, 13: 40: 37 WIB | editor : Ali Mustofa

TAK BERKUTIK: Pelaku pembobol brankas di Randublatung, Blora diringkus aparat kepolisian kemarin.

TAK BERKUTIK: Pelaku pembobol brankas di Randublatung, Blora diringkus aparat kepolisian kemarin. (POLRES BLORA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

RANDUBLATUNG, Radar Kudus – Nur Efendi, 23, warga Desa Pilang, Kecamatan Randublatung, Blora harus berurusan dengan hukum. Sebab, pemuda yang bekerja sebagai karyawan toko ini menggondol uang milik bosnya dengan cara membobol brankas.

Kapolsek Randublatung Polres Blora AKP Supriyo mengungkapkan, korban pencurian ini adalah Misbakh,43, warga Kelurahan Patebon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Pemilik Toko Pakaian dan Aksesoris Gayae di Wilayah Kecamatan Randublatung Blora. Atas kejadian tersebut, Korban mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta.

Menurutnya, kejadian ini berawal saat Misbakh dihubungi oleh karyawannya, Senin,(30/9) sekitar pukul 09.30. Dimana, brankas di tokonya telah dijebol dan uangnya telah dicuri orang. ”Korban lantas bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Randublatung Polres Blora,” terangnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Randublatung mendatangi TKP Di Toko Gayae. Tidak berselang lama, setelah melakukan olah TKP dan penyelidikan, akhirnya Unit Reskrim Polsek Randublatung berhasil mengamankan pelaku pencurian tersebut. ”Ternyata pelaku adalah karyawan di toko sendiri,” jelasnya.

Kapolsek menerangkan, Nur Efendi diamankan di rumahnya beserta barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp 29 juta yang di bungkus dalam kantong plastik warna hitam. ”Awalnya pelaku ingin mengambil uang di brankas dengan cara merusak atau mencongkel brankas tersebut. Namun karena kesulitan, akhirnya pelaku mengambil kunci brankas di tempat penyimpanan. Karena pelaku adalah karyawan sehingga tidak sulit baginya untuk menemukan kunci tersebut,” tegasnya.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan  satu kunci, satu pisau cutter, lempengan besi penyangga rak, serta brankas uang yang telah lecet karena di coba di congkel oleh pelaku. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diancam pidana maksimal lima tahun penjara.

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia