alexametrics
Sabtu, 18 Sep 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Antisipasi Banjir, Pemkab Tambah Tiga Unit Perahu Karet

02 Oktober 2019, 11: 33: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

PENGAMANAN: Satu-satunya perahu karet milik pemerintah kabupaten Jepara saat digunakan untuk pengamanan Pesta Lomban di Pantai Bandengan. Tahun ini ada tiga tambahan kapal karet.

PENGAMANAN: Satu-satunya perahu karet milik pemerintah kabupaten Jepara saat digunakan untuk pengamanan Pesta Lomban di Pantai Bandengan. Tahun ini ada tiga tambahan kapal karet. (BPBD FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar KudusKota Ukir menjadi salah satu wilayah langganan banjir. Beberapa daerah seperti Mayong, Donorojo, dan Tegalsambi setiap musim penghujan sering mengalami banjir. Namun sarana penunjang giat kebencanaan berupa kapal karet yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Jepara hanya satu unit. Tahun ini ada tiga tambahan perahu karet untuk giat evakuasi maupun kebencanaan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan pihaknya selama ini hanya memiliki satu perahu karet silinger. Perahu itu biasa digunakan untuk mengevakuasi kecelakaan laut maupun saat bencana banjir. “Saat giat pengawalan lomban juga kami gunakan. Tapi ya satu itu perahu karetnya,” katanya.

Dengan keterbatasan saran tersebut, pihaknya tetap memaksimalkan tugas kebencanaan. Hanya saja diakuinya personel akan semakin terbantu jika ada tambahan unit kapal karet. Sehingga ketika ada kejadian yang bersamaan, tidak terkendala dengan keterbatasan sarana penunjang.

Baca juga: Juara Pati Open Jalani Pemusatan Latihan selama Tiga Bulan

“Setelah melewati musim kemarau, disambut musim penghujan di akhir tahun. Maka perlu diantisipasi. Banjir tidak diharapkan oleh siapa pun. Tapi perlu disiapkan segala kemungkinan yang terjadi. Maka butuh kesiapan peralatan kebencanaan yang memadai,” imbuhnya.

Anggaran perubahan 2019 telah disetujui dewan. Dipastikan tahun ini akan ada penambahan tiga unit kapal karet. Sehingga total memiliki empat perahu karet. Tiga pengadaan perahu karet tersebut menelan anggaran sekitar Rp 450 juta.

“Harapannya dengan tambahan kapal ini bisa membantu tim saat melaksanakan giat di lapangan. Tak ada lagi kendala keterbatasan sarana,” tuturnya.

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP