Rabu, 16 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Ditinggal Suami Ngopi, Istri Dianiaya Tetangga hingga Tewas

28 September 2019, 12: 41: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

OLAH TKP: Aparat Kepolisian Polres Blora saat melakukan olah TKP di kediaman korban, Ratmiyati di Desa Klagen, Kecamatan Kedungtuban kemarin.

OLAH TKP: Aparat Kepolisian Polres Blora saat melakukan olah TKP di kediaman korban, Ratmiyati di Desa Klagen, Kecamatan Kedungtuban kemarin. (POLRES BLORA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

CEPU, Radar Kudus Pelaku penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya Ramiyati akhirnya tertangkap. Pelaku bernama Doyo merupakan tetangga korban. Saat ditangkap, pelaku sempat berusaha kabur hingga akhirnya polisi menembak kakinya.

Kurang dari 24 jam, aparat kepolisian Polres Blora akhirnya berhasil meringkus Doyo(50), terduga pelaku pembunuhan Ramiyati,40, Desa Klagen, Rt 02/Rw 2, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. Pelaku merupakan tetangga korban. Dugaan sementara korban dianiaya menggunakan batu berulang kali hingga tewas.

Kasatreskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo mengaku, dugaan awal korban tewas lantaran terjatuh dari kamar mandi. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, ada bekas benturan benda tumpul di bagian kepala. Sehingga dimungkinkan akibat penganiayaan.

Dia menambahkan, korban pertama kali ditemukan oleh suaminya bernama Sukardi saat pulang dari warung kopi pada Rabu (25/9) malam. Korban warga RT 02/RW 02, Desa Klagen, Kecamatan Kedungtuban itu ditemukan sekitar pukul 23.30 di belakang rumah. Korban sudah dalam keadaan terbaring. Namun belum meninggal. Kemudian, korban dibawa ke IGD RS PKU Cepu. Hasil pemeriksan tim medis, ada bekas pukulan benda tumpul di bagian kepala belakang. 

Dengan kondisi luka yang dialami korban, petugas medis di IGD merasa luka tersebut cukup janggal. Sehingga, petugas medis segera berkoordinasi dengan Polsek Kedungtuban terkait luka yang dialami korban. Selanjutnya tim dari Polres Blora turun untuk menyelidiki kasus tersebut.

”Awalnya kita mencurigai dua orang. Suami korban dan tetangganya. Setelah dilakukan pemeriksaan menggerucut kepada tetangga korban bernama Doyo. Kami sudah tetapkan sebagai tersangka,” tambahnya.

AKP Hery Dwi Utomo menambahkan, dimungkinkan motif pembunuhan ini adalah asmara. Korban dianiaya ketika sang suami pergi ngopi sekitar pukul 22.00. Sedangkan penganiayaan diperkirakan terjadi pukul 23.00.

Dari tangan pelaku pihaknya juga mengamankan baju yang ada bercak darah, kaus, jaket, celana, topi, dan batu sebagai alat penganiayaan yang ada darahnya. ”Pelaku sempat melawan, sehingga kami lakukan pelumpuhan pada kakinya. Pelaku kami amankan di rumahnya,” tegasnya.

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia