Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Agus Siswanto Kembali Nakhodai DPRD Grobogan

21 September 2019, 10: 48: 01 WIB | editor : Ali Mustofa

SERAHKAN PALU PIMPINAN: Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto (kanan) menerima palu  dari Wakil Pimpinan Sementara M Mukhilisin, dalam rapat paripurna sumpah janji pimpinan DPRD Grobogan masa jabatan 2019-2024 kemarin.

SERAHKAN PALU PIMPINAN: Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto (kanan) menerima palu  dari Wakil Pimpinan Sementara M Mukhilisin, dalam rapat paripurna sumpah janji pimpinan DPRD Grobogan masa jabatan 2019-2024 kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Empat calon pimpinan DPRD Grobogan masa bhakti 2019-2024 dilantik kemarin. Agus Siswanto dari PDI P kembali menakhodai DPRD Grobogan. Dia didampingi tiga wakilnya. Yakni M. Nurwibowo dari PKN, Sugeng Prasetyo dari Gerindra, dan M. Fattah dari PPP.

Posisi ketua DPRD Grobogan kembali jatuh ke PDI P karena partai tersebut mendapat jumlah kursi terbanyak pada Pileg 2019. Dengan total 19 kursi. Sedangkan PKB mendapat tujuh kursi, Gerindra lima kursi, dan PPP lima kursi.

Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto mengungkapkan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Tengah. dengan nomor 170/80 tahun 2019 tanggal 19 September 2019, tentang peresmian pengangkatan pimpinan DPRD Kabupaten Grobogan masa bhakti 2019-2024.

”Kami berjanji akan melaksanakan amanah guna terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Grobogan,” kata Agus Siswanto.

Dalam rapat paripurna pengambilan sumpah dan janji pimpinan DPRD kemarin, Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta agar para pimpinan bisa melaksanakan amanah rakyat dengan kerja keras dan penuh tanggung jawab.

”Saya mendorong kepada pimpinan definitif DPRD Kabupaten Grobogan untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial. Ini penting agar apa yang dilakukan dapat segera diketahui masyarakat. Dan tentunya pelayanan kepada masyarakat semakin optimal untuk mendukung upaya mewujudkan parlemen modern,” ujarnya.

Menurutnya pemanfaatan internet karena zaman telah berubah dan semua menuntut perubahan, baik diri sendiri secara pribadi maupun lembaga. Dimana tidak zamannya lagi pengaduan atau usulan masyarakat hanya disampaikan dengan cara konvensional. Pemanfaatan teknologi seperti website khusus tentang DPRD dibutuhkan, agar masyarakat lebih mudah ikut mengawasi dan memberikan masukan.

”Sekretariat DPRD Kabupaten Grobogan dapat membuat website tampilan daftar nama anggota DPRD dan dilengkapi laporan kinerja, agar masyarakat bisa mudah terlibat. Atau bila ingin lebih populer, masing-masing anggota DPRD membuat akun media sosial,” terang dia.

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia