Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Direktur Pembinaan SMK Kagum Fasilitas Serba Canggih

20 September 2019, 16: 05: 30 WIB | editor : Ali Mustofa

CANTIK: Putri Indonesia Lingkungan 2019 Jolene Marie Cholock Rotinsulu menjadi ikon kecantikan Indonesia saat menghadiri peresmian sekolah beauty and Spa di SMK PGRI 1 Mejobo Kudus kemarin.

CANTIK: Putri Indonesia Lingkungan 2019 Jolene Marie Cholock Rotinsulu menjadi ikon kecantikan Indonesia saat menghadiri peresmian sekolah beauty and Spa di SMK PGRI 1 Mejobo Kudus kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS, Radar Kudus – SMK PGRI 1 Mejobo yang dijadikan ikon sekolah beauty and spa diresmikan kemarin. Salah satu SMK binaan Djarum Foundation ini, dilengkapi fasilitas canggih. Sesuai standar internasional.

SMK PGRI 1 Kudus dilengkapi peralatan perawatan kulit, wajah, dan rambut yang sangat modern. Bahkan, sama dengan salon terkemuka di kota-kota besar.

Saat peresmian kemarin, di antaranya dihadiri Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) M. Bakrun, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Putri Kus Wisnu Wardani, Putri Indonesia Lingkungan 2019 Jolene Marie Cholock Rotinsulu, Plt Bupati Kudus HM. Hartopo, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Jumeri.

TERKESAN: Plt Bupati Kudus HM. Hartopo (tengah) didampingi kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Jumeri (kiri) dan Putri Indonesia Lingkungan 2019 Marie Choloch Rotinsulu melihat siswi SMK PGRI 1.

TERKESAN: Plt Bupati Kudus HM. Hartopo (tengah) didampingi kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Jumeri (kiri) dan Putri Indonesia Lingkungan 2019 Marie Choloch Rotinsulu melihat siswi SMK PGRI 1. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Hadir pula aktris papan atas Michelle Ziudith dan grup band RAN yang perform diakhir acara. Beberapa tamu undangan yang hadir diperlihatkan isi gedung beauty and spa yang diberi brand Tangria.

Mereka diajak keliling melihat siswi SMK PGRI 1 Mejobo Kudus melakukan hair spa, facial, kemudian keahlian lain seperti make up, tata rambut, dan yang menarik tamu undangan yakni make up karakter, karena ada yang membuat seolah-olah tertusuk pensil di wajah.

Selain itu, juga ada peragaan busana dan sesi pemotretan, kelas marketing, serta memperlihatkan ruangan spa yang super lux. Dilengkapi dengan bak rendam yang airnya bisa di-setting hangat atau dingin. Ruang spa itu, dibagi beberapa ruang. Meliputi privat, reguler, dan VIP. Dilengkapi dengan toilet elektronik yang tombolnya serba digital.

Saat berkunjung, Direktur Pembinaan SMK M. Bakrun terkagum, karena belum ada SMK se-Indonesia yang sebagus SMK PGRI 1 Mejobo. ”Sungguh luar biasa. Peran Djarum Foundation untuk mencetak kualitas lulusan SMK yang bertaraf nasional diharapkan bisa menjadi contoh. Harapannya, perusahaan besar yang ada di Indonesia ikut berkontribusi pada peningkatan mutu bidang pendidikan,” harapnya.

Dia menambahkan, lulusan SMK memang diperuntukkan menjadi tenaga kerja yang dibutuhkan industri atau membuat usaha sendiri. Penerapan pendidikan vokasi seperti yang diinginkan Presiden RI Joko Widodo benar-benar diterapkan di Kudus.

Kepala SMK PGRI 1 Mejobo Joko Waluyo mengatakan, beauty and spa sudah dibuka untuk umum per Januari 2019 lalu. ”Saat hari libur sudah full booking customer untuk melakukan perawatan. Rata-rata facial dan hair spa,” terangnya.

Ditanya tarifnya, dia mengaku relatif terjangkau. Sesuai dengan jenis dan bahan yang digunakan untuk perawatan. Tenaga terapisnya merupakan siswa SMK PGRI 1 Mejobo. ”Kami juga sudah kerja sama dengan beberapa hotel di Kudus,” jelasnya.

Dia menambahkan, untuk reservasi atau booking jadwal perawatan bisa menggunakan aplikasi Tangria. ”Tamu-tamu perusahaan atau hotel banyak yang datang ke sini. Masyarakat dari luar Kudus juga ada yang melakukan perawatan di Tangria,” imbuhnya.

Direktur Program Bakti Pendidikan Djarum Foundation Primadi H. Serad mengaku, langkah awal yang dilakukan untuk memajukan jurusan beauty and spa di SMK PGRI 1 Mejobo, memulai dengan pengembangan dan penyelarasan kurikulum. ”Setelah persiapan teori cukup matang, nantinya para pelajar akan mendapatkan binaan langsung dari pelaku industri,” katanya. (san/lin)

(ks/san/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia