Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Politik

Pangkat Djoko Widodo Daftar Bacawabup Grobogan lewat PDIP

19 September 2019, 15: 12: 27 WIB | editor : Ali Mustofa

AMBIL BERKAS PENDAFTARAN: Sekwan DPRD Grobogan Pangkat Djoko Widodo mendaftar dan sekaligus mengambil berkas pendaftar bacawabup Grobogan periode 2020-2024 di kantor DPC PDI Perjuangan kemarin.

AMBIL BERKAS PENDAFTARAN: Sekwan DPRD Grobogan Pangkat Djoko Widodo mendaftar dan sekaligus mengambil berkas pendaftar bacawabup Grobogan periode 2020-2024 di kantor DPC PDI Perjuangan kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Satu lagi Pejabat Daerah Kabupaten Grobogan yang ikut meramaikan perebutan kursi Wakil Bupati Grobogan Periode 2020-2024. Yakni Sekretaris DPRD Kabupaten Grobogan, H. Pangkat Djoko Widodo, SH., MM yang mendaftar melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kemarin.

Pria yang akrab dipanggil JP ini diterima panitia penjaringan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) di kantor DPC PDI P Grobogan Jalan Ahmad Yani Purwodadi. Saat pendaftaran didampingi berbagai elemen masyarakat dari Komunitas Masyarakat Seni Grobogan, Komunitas Masyarakat Olahraga Grobogan, Ansor, Pengurus DHC 45 Kabupaten Grobogan, Jamaah Al Khidmah Kabupaten Grobogan, dan Komunitas PKH (Program Keluarga Harapan) dengan dikawal Satgas PDI Perjuangan.

Pejabat yang dikenal dengan panggilan popular “Pak JP (Joko Pangkat)” ini selain sebagai birokrat juga diketahui sangat dekat dengan ulama. Kedekatan ini juga yang mengantarkannya menjadi Ketua Umum Daerah Jamaah Al Khidmah Kabupaten Grobogan, yang beranggotakan 60 ribu jamaah,  semenjak 2008 sampai sekarang.

DIDUKUNG PENUH: Sekwan DPRD Grobogan Pangkat Djoko Widodo bersama istri dan keluarga serta pendukung mengambil berkas pendaftaran bacawabup Grobogan yang diterima oleh panitia penjaringan dari PDI P G

DIDUKUNG PENUH: Sekwan DPRD Grobogan Pangkat Djoko Widodo bersama istri dan keluarga serta pendukung mengambil berkas pendaftaran bacawabup Grobogan yang diterima oleh panitia penjaringan dari PDI P G (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Di samping itu juga menjabat ketua Yayasan Waqaf Ukhuwah Islamiyah yang mengelola Rumah Sakit Islam Purwodadi dari Tahun 2004 sampai sekarang. Pak JP dikenal sangat aktif dalam berbagai organisasi. Terbukti saat ini beliau menjabat sebagai ketua DHC 45, waka Kwarcab 11.15 Grobogan, Dewan Penyantun KONI, ketua Pengcab PSSI Grobogan, dan ketua Pengcab Pelti Grobogan.

Lulusan APDN Semarang Tahun 1983 ini memiliki pengalaman birokrat yang tinggi, diawali sebagai ajudan bupati Grobogan, mantri Polisi, Sekwilcam, camat, kabag. pembangunan, kepala Dipenda, asisten II sekda, kepala DPPKAD, staf ahli bupati, terakhir sekretaris DPRD Kabupaten Grobogan sampai nanti pensiun 1 November 2019.

Selama di sekretariat DPRD, hampir delapan tahun sejak 2012, JP mampu menjalin kedekatan tidak hanya dengan staf namun juga dengan 50 Anggota DPRD Kabupaten Grobogan. Selama  itu tata kelola keuangan berjalan baik dan pada 2018 dari hasil pemeriksaan BPK tidak ada catatan rekomendasi. Nyaris sempurna.

Suami dari Hj. Dina Wahyu Yogiarti seorang pengusaha konveksi dan pemilik butik Q-blat yang juga merupakan anggota PDI Perjuangan sejak 13 Maret 2009 dengan Nomor Anggota 57281.33.15.13.03.2009 yang ditandatangani oleh Megawati dan Pramono Anung. JP memiliki kedekatan dengan PDI Perjuangan sejak 1999. Saat Pileg kemarin, JP beserta istri berhasil menghantarkan Sang Putra Rizky Bintang Fauzi (22 tahun) sebagai anggota DPRD Kabupaten Grobogan dari PDI Perjuangan.

”Saya mendaftar sebagai bakal calon wakil Bupati Groboghan. Visi saya ingin mewujudkan kembali kejayaan dan kebesaran Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Grobogan sebagai Partai Politik Pemenang Pemilu 2024, yang modern, demokratis, mandiri, terbuka, dan bermartabat,” kata Sekwan Pangkat Djoko Widodo.

Selain itu, juga akan menjadikan partai pilihan rakyat yang mampu berperan aktif dalam mengembangkan kehidupan demokrasi di Kabupaten Grobogan guna meningkatkan kesejahteraan wong cilik.

”Dengan modal jaringan ulama dan masyarakat Grobogan serta kedekatan dengan PDI Perjuangan. Saya siap mengikuti proses Penjaringan Wakil Bupati Grobogan 2020-2024 lewat PDI Perjuangan,” ujarnya.

Selain itu, JP juga akan mengikuti mekanisme penjaringan dan semua keputusan diserahkan kepada PDI Perjuangan mulai DPC, DPD, dan DPP.

”Saya mohon doa restu seluruh masyarakat kabupaten grobogan dan para ulama. Seluruh pikiran, tindakan dan fisik akan saya hibahkan untuk Kepentingan Masyarakat Grobogan dan PDI Perjuangan menuju Grobogan Lebih Hebat,” terang dia. 

(ks/mun/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia