Selasa, 15 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

Bupati: Ingin Nyalon Kades, ASN Harus Pensiun

16 September 2019, 13: 28: 05 WIB | editor : Ali Mustofa

Bupati: Ingin Nyalon Kades, ASN Harus Pensiun

KOTA, Radar Kudus – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Rembang menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) tak boleh nylon jadi kepala desa (kades). Boleh, dengan syarat harus mengundurkan diri terlebih dahulu. Hal ini dilakukan karena dikhawatirkan bisa mempengaruhi kinerja pegawai tersebut.

Hal ini dikatakan oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz saat ditemui awak media baru-baru ini. ”Kalau PNS saya larang tidak boleh,” tegasnya. Ia menambahkan, sebelumnya ada sembilan orang yang mengajukan untuk nyalon kades.

Karena mendengar bahwa tidak diperbolehkan, akhirnya mereka pun berguguran. Bupati mensyaratkan, jika masih ingin nyalon harus mengundurkan diri. Seperti yang terjadi di kecamatan Pancur.”Harus mengudurkan diri. Ini ada satu Pancur. Dan saya acc. Golongan III a kayaknya,” ujar Hafidz.

Alasan ini dikarenakan, ASN merupakan tergabung dalam sebuah instansi. Sehingga, jika dibiarkan, maka tenaga kerja ASN dalam instansi tersebut akan berkurang. Selain itu, apabila ASN tersebut ternyata gagal menjadi kades, dikhawatirkan bisa mempengaruhi kinerja.

”Bayangkan siapa yang menjamin pns akan jadi. Klau tidak jadi akan mempengaruhi kinerja. Mungkin dia trauma secara mental. Padahal PNS harus rajin, tertib dan menjadi contoh bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam Peraturan Bupati (perbub) nomor 34 tahun 2019 Perubahan ketiga atas peraturan bupati rembang nomor 35 tahun2016 tentang tata cara pemilihan dan pemberhentian kepala desa. Pengalaman sebagai ASN mendapat poin tersendiri.

Pengalaman bekerja sebagai ASN masuk dalam variabel pengalaman bekerja di lembaga pemerintahan. Pada pasal 36 ayat 3 dijelaskan, pengalaman bekerja di lembaga pemerintahan ditujukkan dengan surat keputusan pengangkatan oleh pejabat yang berwenang. Skor yang didapat jika memiliki pengalaman bekerja sebagai DPRD/ASN/Anggota TNI/Polri sejumlah 20 skor. (vah)

(ks/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia