Selasa, 15 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

HUT Kudus Dimeriahkan Kepungan Tumpeng hingga Wedangan Kopi Muria

16 September 2019, 10: 41: 33 WIB | editor : Ali Mustofa

KOPI GRATIS: Pemkab Kudus bakal menggandeng petani kopi Muria dirangkaian kegiatan HUT ke- 470 Kabupaten Kudus. Nantinya diacara tersebut akan disediakan seribu kopi Muria dan dibagikan secara cuma-cuma.

KOPI GRATIS: Pemkab Kudus bakal menggandeng petani kopi Muria dirangkaian kegiatan HUT ke- 470 Kabupaten Kudus. Nantinya diacara tersebut akan disediakan seribu kopi Muria dan dibagikan secara cuma-cuma. (DONNY SETYAWAN / Radar Kudus)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Kemeriahan HUT ke-470 Kabupaten Kudus yang jatuh pada Senin (23/9) mendatang bakal meriah. Selain rangkaian acara karnaval, fashion show on the street, dan seribu tumpeng akan melibatkan juga petani kopi Muria. Mereka akan menyuguhkan seribu gelas kopi muria secara gratis.

Kepala UPT Objek Wisata Colo Mutrikah mengungkapkan, rangkaian kegiatan HUT rencananya akan digelar pada Minggu (22/9). Selain kepungan tumpeng akan ada juga wedangan kopi muria.

Kegiatan wedangan kopi Muria ini lanjut perempuan yang akrab disapa Tika ini, akan menyuguhkan 15 merek kopi khas Muria. Dirinya akan melibatkan para petani dan owner kopi yang selama ini dibina OPD terkait. ”Kami akan menyuguhkan 1000 cup kopi Muria secara gratis,” ungkapnya.

Kedai-kedai kopi itu nantinya akan dibuka di Alun- alun Simpang Tujuh Kudus. Selain melibatkan petani kopi Muria, kegiatan HUT Kudus ini juga mengundang peracik kopi atau barista. ” Bakal mengundang 10 barista di acara ini,” katanya.

Menurut Tika, dengan melibatkan para petani dan para pengusaha yang bergerak di bidang kopi Muria, dirasa mampu memperkenalkan biji hitam ini kepada masyarakat luas. Di sisi lain bisa mendorong dan memperkenalkan produk para petani dan pengusaha kopi.

Tika menyatakan, budaya ngopi ini sudah diterapkan di lingkungan OPD. Dia mengungkapkan ketika rapat pertemuan suguhan minumannya sudah menggunakan kopi Muria. ”Setiap ada kegiatan dinas kami juga menyuguhkan kopi Muria,” katanya.

Sementara itu salah satu pelaku usaha kopi dan petani kopi Muria Sinta Shinta Dwi Mutiarani mengapresiasi wedangan kopi Muria ini. Acara tersebut dirasanya, bisa dijadikan sebagai promosi menarik pembeli. Pasalnya sekarang ini para petani kopi di Muria sudah meningkatkan kualitas biji kopinya.

”Semoga di kegiatan ini kami pra petani bisa menjalin kemitraan dari lembaga-lembaga. Selain itu mendapat perhatian lebih dari pemerintah untuk mengembangkan kopi muria. Syukur–syukur bisa difasilitasi pelatihan secara intens dan alat produksi yang memadai,” harapnya. (gal)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia