Rabu, 16 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Blora

Malam Ini Puncak Pemilihan Kakang dan Mbakyu Duwis Blora

14 September 2019, 14: 37: 40 WIB | editor : Ali Mustofa

MALAM INI PENENTUAN: Finalis saat uji talenta Kakang dan Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2019 tadi malam.

MALAM INI PENENTUAN: Finalis saat uji talenta Kakang dan Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2019 tadi malam. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA, Radar Kudus – Pemilihan Kakang dan Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora 2019 ditentukan malam ini. Malam grand final ini digelar di Taman Tirtonadi Reborn. Ada 30 finalis yang akan tampil di hadapan tamu undangan dan masyarakat. Mereka tadi malam juga tampil uji talenta di panggung Blok T.

Malam penentuan ini, akan dihadiri kepala Dinas Paropar Provinsi Jawa Tengah, Bupati Blora Djoko Nugroho, Wakil Bupati Blora Arief Rohman, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), dan camat. Selain itu, para kepala dinas dari Bojonegoro, Tuban, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Grobogan, dan Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi.

PERSIAPKAN DIRI: Wahyu Satria Putra, salah satu peserta Kakang-Mbakyu Duwis Blora sebelum tampil di atas panggung Blok T tadi malam.

PERSIAPKAN DIRI: Wahyu Satria Putra, salah satu peserta Kakang-Mbakyu Duwis Blora sebelum tampil di atas panggung Blok T tadi malam. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Malam grand final akan menentukan beberapa juara. Meliputi juara I, II, dan III Kakang Mbakyu, juara harapan I, II, III, juara intelegency, juara penampil terbaik, dan juara favorit yang ditentukan lewat poling balot di koran Jawa Pos Radar Kudus. Masing-masing juara akan mendapatkan uang pembinaan, piagam, dan trofi.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Dinporabudpar) Blora Slamet Pamuji mengungkapkan, para finalis telah digembleng sedemikian rupa selama beberapa hari. Hal itu untuk membekali para duta wisata untuk mempromosikan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Blora. Mulai dari potensi alam, kuliner, wisata edukasi, budaya, dan lainnya.

Beberapa materi yang diberikan meliputi pengetahuan umum, kepariwisataan, kebudayaan, kepribadian, hingga moral dan etika. Selain itu, juga dibekali bahasa Inggris, tes intelegency, serta inner beauty. Ada juga kunjungan lapangan ke potensi-potensi Kota Sate. ”Harapan kami, melalui pemilihan Kakang-Mbakyu Duta Wisata ini, muncul sosok yang bisa mempromosikan dan memasarkan potensi pariwisata Blora baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” harapnya.

Untuk itu, duta wisata terpilih harus pandai mempromosikan potensi daerah, sehingga mampu menarik investor untuk berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Blora. Melalui duta wisata ini, diharapkan mampu menjadi wakil Blora yang dapat mempromosikan dan memasarkan potensi pariwisata. Harapannya lagi, mampu menarik investor untuk berperan aktif dalam pembangunan Blora. ”Juga diharapkan menjadi generasi berkualitas, mandiri, kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan potensi Blora kepada para finalis Duta Wisata Kabupaten Blora. Meskipun ada juara I, II, III, sebenarnya kami ingin mereka semua (30 finalis) adalah duta wisata. Mereka punya kewajiban untuk mempromosikan wisata di Blora.

Sementara itu, dalam pembuatan vlog, para finalis juga sudah menguasai dengan baik. Hasil yang disuguhkan luar biasa. Bagus-bagus dan menarik. Mulai dari wisata kuliner sate klutuk oleh Ilham Fajarudin (09), Wisata Tirtonadi Reborn oleh Nabila Putri Sintya Dewi (20), Embung Pleret oleh Muhamma Satrio Yuwono (15). Ada juga wisata alam Pesona Kedungmansur oleh Diva Widya Rahma (10), dan kuliner lontong tahu oleh Raihan Asmara (13).

Tak hanya itu, ada juga pesona Taman Seribu Lampu Cepu oleh Birnadi Bimantoro(27), pesona alam Keinding oleh Chandra Octaviana (02), wisata kopi santan khas Blora oleh Aditya Wahyu P(7), dan hiden treasur of Blora oleh Putut Wahyu Utomo (17). Tak ketinggalan, Dyota Ratuanggana (04) dengan rumah artefak Blora, Erin Lutfian Hermanto (23) dengan pesona bendungan Greneng dan Cemoro 7, dan Wahyu Satria Putra nomor undian (29) dengan jelajah Japah.

Sementara itu, penentuan juara favorit ditentukan dengan poling balot. Balot bisa didapatkan di koran Jawa Pos Radar Kudus yang berada di halaman Blora-Cepu. Balot itu digunting, diisi, kemudian dimasukkan ke kotak yang sudah tersedia. Pengumpulan balot paling lambat malam ini pukul 20.00 di lokasi grand final.

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia