Minggu, 15 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Kasus Kebakaran di Grobogan Meningkat, Pos Damkar Bakal Ditambah

12 September 2019, 15: 51: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

TAMBAH POS DAMKAR: Salah satu aksi petugas damkar memadamkan kebakaran di Kabupaten Grobogan baru-baru ini.

TAMBAH POS DAMKAR: Salah satu aksi petugas damkar memadamkan kebakaran di Kabupaten Grobogan baru-baru ini. (DOK. RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Maraknya kebakaran yang terjadi di Kabupaten Grobogan membuat pihak Damkar (Pemadam Kebakaran) Satpol PP Grobogan mengusulkan adanya penambahan pos. Saat ini, ada tiga pos di Kota Swieke. Masing-masing di Kecamatan Purwodadi, Wirosari, dan Gubug. Satu pos lagi direncanakan berada di Kecamatan Godong.

Kabid Damkar Satpol PP Grobogan Ignatius Gogot Cahyanto mengungkapkan, sejak awal Januari hingga awal September ini, sudah ada 117 kejadian kebakaran. Dari jumlah itu, tentu saja mayoritas terjadi sejak musim kemarau.

”Paling banyak penyebabnya karena korsleting listrik. Kan musim kemarau, langsung gampang merembet,” kata dia kemarin.

Dengan banyaknya kebakaran tersebut, pihaknya pun berencana menambah pos damkar di Kecamatan Godong. Dipilihnya kecamatan tersebut, karena dinilai yang paling padat penduduk. Selain itu, lokasinya yang cukup strategis dibanding daerah lain.

”Kecamatan Godong paling padat penduduk. Desanya paling banyak. Nanti juga bisa meng-cover wilayah Karangrayung dan Penawangan,” terang dia.

Gogot menambahkan, dalam beberapa pekan terakhir, kejadian kebakaran memang meningkat cukup signifikan. Bahkan, dalam sehari, pihaknya bisa menangani dua hingga tiga kejadian kebakaran. Untuk itu, penambahan pos pemadam pun dinilai solusi yang efektif agar masyarakat yang membutuhkan bisa segera terlayani.

”Sehari bisa dua sampai tiga (kebakaran). Kalau misalnya cukup besar, memang biasanya kami minta bantuan kepada pos terdekat. Selama ini ya kalau butuh minta bantuan kabupaten lain, seperti dari Blora dan Demak,” imbuhnya.

Musim kemarau panjang sudah selayaknya membuat masyarakat lebih waspada terhadap datangnya musibah kebakaran. Apalagi, rumah di Kabupaten Grobogan masih banyak rumah warga yang terbuat dari papan yang mudah tersulut api.

(ks/ful/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia