Minggu, 15 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Beli Sabu, Eks Kiper Persijap Jepara Dicokok Polisi

12 September 2019, 15: 17: 14 WIB | editor : Ali Mustofa

SEKARANG JADI TAMBUN: Eks Kiper Persijap Jepara Danang Wihatmoko saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Jepara setelah ditangkap di Desa Bondo, Bangsri, karena membeli sabu kemarin.

SEKARANG JADI TAMBUN: Eks Kiper Persijap Jepara Danang Wihatmoko saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Jepara setelah ditangkap di Desa Bondo, Bangsri, karena membeli sabu kemarin. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA, Radar Kudus – Aparat kepolisian menangkap eks kiper Persijap Jepara Danang Wihatmoko kemarin. Ia ditangkap di area persawahan Desa Bondo, Bangsri, Jepara. Penangkapan tersebut berkaitan dengan kasus narkoba yang menjeratnya.

Beredar video penangkapan Danang yang memakai kaos biru dan celana pendek. Pada video tersebut, beberapa anggota kepolisian menggelandang Danang dari persawahan menuju permukimaan penduduk.

Saat digelandang, dia terlihat pasrah tanpa perlawanan. Usai digelandang, pria kelahiran 7 Mei 1982 ini diangkut menggunakan mobil polisi ke Polres Jepara. Dari penangkapan ini, diamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,5 gram.

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman melalui Kasatnarkoba AKP Hendro Asriyanto membenarkan penangkapan ini. Tertangkapnya eks kiper Persijap ini, merupakan hasil pemantauan tim gabungan dari Polda Jawa Tengah dan Polres Jepara. ”Saat ini masih dalam pengembangan. Tunggu informasi lebih lanjut,” katanya.

Saat ditemui di Mapolres Jepara, Danang Wihatmoko mengaku memakai barang haram tersebut sejak lima tahun terakhir. Tepatnya setelah tak lagi aktif sebagai pemain sepak bola. ”Mulai memakai narkoba karena ditawari teman untuk mencoba jenis sabu-sabu. Setelah mencoba itu, mulai ketagihan,” katanya.

Dia mengaku, setahun terakhir sudah mulai berusaha menjauhi barang haram itu. Namun beberapa temannya kembali menawarkan sabu kepadanya. Nahas, ia dicokok aparat kepolisian setelah kedapatan membali sabu.

”Sedang mulai mencoba meninggalkan sabu malah kecantol lagi. Akhirnya ketangkap. Saya pasrah saja,” tuturnya.

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia