Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Blora

Selamat, Setda Komang Terpilih Jadi Ketua Korpri Kabupaten Blora

11 September 2019, 12: 54: 45 WIB | editor : Ali Mustofa

MERIAH: Tari Bambangan Cakil oleh penari binaan Korpri Blora saat menyambut Bupati Djoko Nugroho bersama rombongan dalam acara Musyawarah Kabupaten (Muskab) di Gedung Konco Tani Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan pada Selasa (10/9) kemarin.

MERIAH: Tari Bambangan Cakil oleh penari binaan Korpri Blora saat menyambut Bupati Djoko Nugroho bersama rombongan dalam acara Musyawarah Kabupaten (Muskab) di Gedung Konco Tani Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan pada Selasa (10/9) kemarin. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA, Radar Kudus – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Blora Masa Bhakti 2019-2024 pada Selasa (10/9) kemarin. Ia terpilih menggantikan Sugiyono  pada acara musyawarah kabupaten (muskab) di Gedung Konco Tani Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Bupati Djoko Nugroho menyampaikan, ucapan selamat kepada Komang Gede Irawadi sebagai Ketua Korpri yang baru, untuk masa jabatan 2019-2024. “Selamat kepada Pak Komang (Sekda) yang ditetapkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Blora yang baru beserta segenap pengurusnya. Saya minta agar Korpri ke depan semakin inovatif dalam melaksanakan program program kerjanya,” kata dia.

Djoko mengucapkan terimakasih kepada kepengurusan lama yang diketuai Sugiyono, karena telah melaksanakan tugasnya selama lima tahun ke belakang dengan baik. Menurut Djoko, Korpri punya peran yang sangat strategis bagi bangsa dan negara. Terlebih anggota Korpri adalah para Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai subjek pemerintahan mulai dari tingkat daerah hingga pusat, sehingga semuanya harus sinkron.

Ia meminta, agar pengurus Korpri Blora adalah orang yang masih aktif jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bukan melibatkan yang sudah purna bakti. Sebab, anggota korpri punya peran yang sangat strategis yang penting bagi bangsa dan negara.

 “Saya minta semua pengurus korpri adalah orang yang masih aktif jadi Pegawai Negeri Sipil. Sehingga mempunyai jaringan yang kuat sesama kita. Jadi penting sekali, makanya mulai jenjang dari bawah hingga atas harus sinkron,” ujarnya.

Menurutnya, ada tiga hal peran yang diandalkan. Yang pertama wajib melaksanakan semua kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan konstitusi dan hukum yang berlaku. Termasuk aturan-aturan yang dibuat di Pemkab Blora. “Kalau sudah dinamakan Indonesiaku Pancasila, jangan diotak-atik. Kalau saatnya hormat bendera merah putih yang harus hormat. Kalau tidak kita satukan persepsi itu, maka akan menjadi bias,” tandasnya.

Yang kedua, anggota korpri menjadi pelayan. Dalam hal ini pelayanan administratur birokrasi. Kemudian yang ketiga, tawaduk. “Tawaduk sama pimpinan kita. Sebagaimana yang tertera dalam Panca Prasetya Korpri,” jelasnya.

Wakil Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Jawa Tengah Teguh Winarno Haruno menyampaikan pentingnya menjaga etika profesi dalam bekerja, dan Korpri harus semakin cerdas, responsif, dan inovatif. “Jagalah etika profesi, tingkatkan revolusi mental untuk menciptakan integritas dan etos kerja. Korpri harus makin cerdas, responsif dan inovatif. Sebagai pemikir, perencana, dan pelaksana pembangunan, kita harus mampu memberikan contoh yang baik untuk mendorong masyarakat lebih giat berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Gunakan ilmu kita di lingkungan kerja dengan tetap berpegang pada aturan hukum dan agama” jelasnya.

Sekda Komang Gede Irawadi, selaku ketua yang baru mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan untuk mengemban sebagai pimpinan Korpri Kabupaten Blora. “Ada banyak program yang ingin kami laksanakan di dalam Korpri kedepan. Semoga nantinya keberadaan Korpri benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.

(ks/sub/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia