Rabu, 16 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Pembangunan Trotoar Akhiri Proyek Jalan Nasional Kalinyamatan-Lebuawu

11 September 2019, 08: 03: 50 WIB | editor : Ali Mustofa

DIKEBUT: Para pekerja peningkatan jalan nasional Jepara memasang paving untuk pembuatan trotoar di sepanjang jalan nasional ruas Lebuawu, Pecangaan.

DIKEBUT: Para pekerja peningkatan jalan nasional Jepara memasang paving untuk pembuatan trotoar di sepanjang jalan nasional ruas Lebuawu, Pecangaan. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

PECANGAAN, Radar Kudus - Peningkatan jalan nasional di Kota Ukir memasuki tahap akhir. Pekabaran dan penambahan lapisan aspal telah rampung. Saat ini sedang menyelesaikan pekerjaan pembuatan trotoar.

Tiga pekerja bertugas memasang paving trotoar. Balok-balok paving disusun rapi oleh pekerja sambil memukulkan palu khusus ketika sedang memasang. Sementara tiga pekerja lain bertugas mengangkut pasir dan memindah paving dari tempat penimbunan ke lokasi pembangunan.

Pekerjaan ini bagian dari tahap akhir peningkatan jalan sepanjang satu kilometer di Kalinyamatan-Lebuawu. Trotoar pada bagian kanan jalan jika dari arah Kudus sudah rampung. Sementara pekerja masih menyelesaikan 50 meter trotoar di sisi kiri jalan.

Masih ada seratus meter lagi baik di kanan dan kiri jalan nasional yang belum dikerjakan. Matrial paving, pasir dan beton sudah ada di titik pembangunan. Namun pengerjaannya masih menunggu titik lain yang masih dalam pengerjaan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2 Bina Marga Jalan Nasional Provinsi Jateng, Kementerian PUPR Januar Fajar Rinaldhi mengatakan target pembangunan selesai bulan depan. Sedangkan kontrak kerja berkahir pada Desember mendatang.

“Jika lebih cepat selesai. Sisa waktu kontrak kerja difokuskan pada perawatan dan pemeliharaan jalan,” katanya.

Pihaknya bertanggung jawab pemeliharaan rutin, pelebaran, dan rehabilitasi jalan nasional mulai Kaligawe hingga Mulyoharjo. Kontrak pemeliharaan dan rehab jalan mulai Kaligawe-Demak- perbatasan Kudus – Jepara menghabiskan anggara anggaran Rp 34 miliar.

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia