alexametrics
Jumat, 06 Aug 2021
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Menuju Pilkada 2020, Ketua Partai hingga DPRD Jateng Merapat ke PDIP

10 September 2019, 15: 28: 52 WIB | editor : Ali Mustofa

Menuju Pilkada 2020, Ketua Partai hingga DPRD Jateng Merapat ke PDIP

BLORA, Radar Kudus – Penjaringan Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Pilkada 2020 melalui PDIP telah dibuka sejak 2 September kemarin. Hingga kemarin sudah ada empat pendaftar.

Empat pendaftar itu, Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Blora Edi Harsono, anggota DPRD Jateng masa jabatan 2019-2024 Dapil V (Grobogan dan Blora) Abu Nafi, Mantan Wakil DPRD Blora Abdullah Aminudin, serta salah satu pengusaha pengolahan ikan di Banyuwangi Purwanto.

Ketua Panitia Pendaftaran Pilkada dari DPC PDIP Blora Kuat Prihartono menyampaikan, sudah ada tiga nama yang mengambil formulir pendaftaran. Ditambah kemarin ada satu lagi. Jadi sudah ada empat yang sudah mengambil formulir pendaftaran.

Baca juga: Berhasil Bekuk Pelaku Curanmor, Warga Hadiahi Polres 500 Porsi Lentog

”Sabtu lalu Edi Harsono dari DPC Hanura dan Abu Nafi (ketua PPP). Disusul Abdullah Aminuddin pada Minggu lalu juga sudah ambil formulir. Hari ini (kemarin, Red) H Purwanto ikut mengambil (formulis pendaftaran). Jadi sudah ada empat nama yang masuk. Kemungkinan masih ada lagi yang akan mendaftar melalui PDIP,” ungkapnya.

Dia menuturkan, setelah formulir nantinya diserahkan, tahapan berikutnya verifikasi isi formulir oleh DPP PDIP. Hal ini untuk dasar pemberian rekomendasi bacabup atau bacawabup dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

”Maksimal kami beri waktu dua minggu untuk para bakal calon mengembalikan formulir pendaftaran. Kemudian kami verifikasi. Lalu kami sampaikan ke DPP PDIP untuk mendapatkan pertimbangan,” terangnya.

Sementara itu, Purwanto, CEO Banyuartha Group mengaku optimistis mendapat rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri. ”Dalam hidup harus punya optimisme yang tinggi. Kalau ingin berhasil, di samping kerja keras, juga harus punya niat yang tulus untuk membangun Blora lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” terangnya.

Laki-laki yang bekerja di bidang industri pengolahan ikan berskala nasional dan internasional ini, ingin bisa membawa perubahan yang lebih baik lagi bagi tanah kelahirannya. Yaitu dengan memprioritaskan infrastruktur jalan di pelosok perdesaan. Alasannya, jalan merupakan sarana yang penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

”Dengan melihat potensi yang dimiliki Kabupaten Blora, seperti industri migas, pertanian, dan pariwisata bisa kita bangun. Basic saya sebagai CEO Banyuartha Group, saya rasa cukup untuk mengemban amanah menjadi bupati Blora. Saya juga asli Blora, dari Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo,” jelasnya.

Di samping sebagai pengusaha, Purwanto merupakan ketua Gerakan Tani dan Nelayan Indonesia Provinsi Jawa Timur. Yaitu, salah satu organisasi yang merupakan underbouw atau sayap dari PDIP. Hal inilah yang membuatnya yakin akan mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP. ”Saya adalah kader aktif PDIP di Jawa Timur. Sebagai ketua organisasi sayap PDIP, yaitu Gerakan Tani dan Nelayan Indonesia,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua PDIP Blora HM Dasum mengaku, DPC PDIP Blora memang sudah membuka pandaftaran Bacabup dan Bacawabup Pilkada 2020. Pendaftaran ini dibuka lebih awal. Tujuannya, untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang ingin maju di pilkada melalui partai besutan Megawati Soekarno Putri tersebut. ”Ini berdasar surat dari atas. Memang dibuka (pendaftaran), dan terbuka serta tidak ada slinutan,” jelasnya.

Menurutnya, siapapun boleh mendaftar. Sebab, PDIP terbuka untuk siapa saja. Tidak harus dari kader sendiri. ”Semakin banyak yang mendaftar, tentu PDIP banyak pilihan. Tidak harus dari kader sendiri,” ungkapnya.

Sesuai rencana, tahapan DPC PDIP dalam Pilkada 2020 ada tiga sesi. Pertama, 2 september hingga 20 September 2019 adalah pengambilan blangko pendaftaran di kantor DPC PDIP Blora. Pendaftar wajib hadir sendiri atau tak boleh diwakilkan.

Selanjutnya, pengembalian blangko dan persyaratan lain. Tahap ini, juga harus datang sendiri bersama tim. Berikutnya pada 23 September tahapan seleksi partai. ”Kalau ini jadwalnya menyesuaikan dari DPP PDIP,” imbuhnya.

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP