Rabu, 16 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Alasan Pedagang Tolak Pemindahan PKL Gang 4 ke Los Pasar Rakyat

07 September 2019, 14: 14: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

MELAYANI PEMBELI: Pedagang jajanan gang 4 melayani pembeli di lapaknya kemarin.

MELAYANI PEMBELI: Pedagang jajanan gang 4 melayani pembeli di lapaknya kemarin. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus – Pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) gang 4 ke los Pasar Rakyat rupanya menuai protes dari pedagang. Pedagang mengklaim pemindahan ini tidak strategis. Untuk itu eksekusi pemindahan ditunda hingga beberapa waktu. 

Berdasarkan informasi dari beberapa pedagang sudah mengirimkan surat penolakan kepada dinas terkait dan Plt Bupati Kudus HM. Hartopo. Namun, hingga saat ini surat tersebut belum ada tanggapan.

Salah satu PKL jajanan gang 4 Budi, menyampaikan, keberatan kalau pindah ke lokasi baru. Dia takut kehilangan pelanggan. Hal ini bakal memengaruhi omzetnya.  

”Saya sudah tinjau lokasi di Pasar Rakyat, kok tidak pas karena bentuk losnya sebenarnya untuk penjual ikan, tidak cocok untuk jualan jajan. Teman-teman lainnya juga ingin tetap di sini (red gang 4, Jalan Mangga). Kalau di dalam pasar tidak strategis,” ungkapnya.

Sementara itu, pedagang lainnya Sumiatun, mengatakan, berjualan jajan di gang 4 ini sudah lama. Kurang lebih 16 tahun. Jadi sudah banyak pelanggan. ”Kalau misalkan pindah pastinya pelanggan berkurang. Jadi kami tetap berharap kami tidka dipindah,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti mengatakan, pemindahan ini dilakukan untuk mengurai kemacetan di di Jalan Mangga. Jadi bukan karena hal lain.

Hingga saat ini pihaknya memang belum bisa memindah PKL jajanan gang 4 ke Pasar Rakyat. Dia mengklaim masih mengevaluasi.

”Ya, kami memiliki tanggung jawab untuk menata Kudus menjadi rapi dan nyaman untuk pengguna jalan. Kami pasti mencari solusi dan evaluasi untuk penataan PKL. Di mana  saja, urusan PKL pasti ada pro dan kontra. Wajar,” jelasnya.

Dia menambahkan, surat tidak setuju dari para PKL tersebut memang sudah diterima. Namun belum ditanggapi. Mengingat pihanya harus berkoordinasi dengan Plt Bupati Kudus HM. Hartopo.

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia