Rabu, 16 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Begal Lintas Daerah Berhasil Dibekuk Polisi, Enam Masih Buron

05 September 2019, 15: 05: 33 WIB | editor : Ali Mustofa

BARU SATU: Salah satu pelaku pembegalan sepeda motor bernama Fatkhul Khoir diamankan Satreskrim Polres Grobogan.

BARU SATU: Salah satu pelaku pembegalan sepeda motor bernama Fatkhul Khoir diamankan Satreskrim Polres Grobogan. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Satreskrim Polres Grobogan mengamankan Fatkhul Khoir, 25, warga Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Padurungan, Semarang. Dia merupakan salah satu dari delapan pelaku pembegalan di Jembatan Bendungan Kletak, Desa Penganten, Kecamatan Klambu. Sedangkan enam tersangka lainnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Tersangka yang diamankan merupakan komplotan spesialis begal pencuri sepeda motor. Barang bukti yang diamankan kaos oblong putih penuh bercak darah, satu handphone, helm, celana panjang biru, kaos oblong warna biru, jaket jemper hitam, dan celana pendek biru.

”Waktu begal sepeda motor di Bendung Klambu saya diajak teman. Sebelum lakukan saya minum arak,” kata Fatkhul Khoir.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agus Supriadi Siswanto mengatakan, dari kasus pembegalan itu sebenarnya ada delapan pelaku. Satu berhasil diamankan anggota Polres Grobogan atas nama Fatkhul Khoir. Sedangkan satu tersangka lainnya diamankan di Polres Boyolali. ” Yang lainya masih buron,” kata AKP Agus Supriyadi.

Sebelumnya dua warga RT 3/RW 2, Desa Penganten, Kecamatan Klambu yang sedang asyik nongkrong di Bendungan Klambu jadi korban pembacokan dan perampasan. Kejadian itu terjadi pada 15 Juli 2019 pukul 22.30.

Ketika itu, dua korban sedang duduk dan menaiki sepeda motor nomor polisi K 5384 ANF di jembatan bendungan Klambu. Tiba-tiba kedua korban didatangi delapan orang tidak dikenal dengan berboncengan menaiki sepeda motor.

Kemudian salah satu dari mereka mendekati Nadi Rizqullah. Pelaku langsung memukul korban dengan senjata tajam celurit dan mengenai bagian kepala dan punggung. Korban akhirnya terjatuh. Selanjutnya pelaku juga memukul Theo Ari Setyadi tetapi bisa menghindar dan tidak terkena serangan tajam.

”Tersangka lainnya masih dalam pengejaran. Mereka adalah kelompok dari para begal lintas daerah. Karena ada beberapa tempat kejadian perkara lainya. Pelaku kami jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tandasnya.

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia