Selasa, 15 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Tingkatkan Kompetensi, LP Ma’arif NU Selenggarakan Pelatihan Mapel

30 Agustus 2019, 10: 01: 06 WIB | editor : Ali Mustofa

TINGKATKAN: LP Ma’arif  NU Jepara berupaya meningkatkan kompetensi guru.

TINGKATKAN: LP Ma’arif  NU Jepara berupaya meningkatkan kompetensi guru. (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus - Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Kabupaten Jepara berupaya untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah dan sekolah di bawah lembaga tersebut. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Ketua LP Ma’arif Kabupaten Jepara, Fathul Huda mengatakan, peningkatan kompetensi dilakukan dalam bentuk pelatihan. Penjadwalan dikelompokkan sesuai mata pelajaran (mapel). Pada tahap awal, pelatihan diberikan untuk guru-guru mapel ujian nasional, per Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Untuk kegiatan tersebut, pihaknya menggandeng beberapa perguruan tinggi ternama.

Kemarin awali untuk MGMP Matematika MTs/SMP yang menggandeng UPGRIS. Selain Matematika, tim UPGRIS juga akan memberi pelatihan mapel bahasa Indonesia.

Perguruan tinggi lain yang digandeng adalah Unnes (IPA), UIN Walisongo (Bahasa Arab), serta Unisnu Jepara dan IAIN Kudus (mapel-mapel agama). Menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi

LP Ma’arif NU Juga menggandeng Universitas Alma Ata Jogjakarta untuk memberi pembinaan kepada madrasah/sekolah Ma’arif menjadi satuan pendidikan favorit melalui sistem branding, teknologi informasi, dan lain-lain. Universitas ini sekaligus memberi pelatihan pembuatan karya tulis/artikel untuk publikasi di jurnal yang bermanfaat bagi jenjang karir guru. ”Penjadwalan kami dahulukan mapel UN dengan koordinasi kesiapan perguruan tinggi mitra. Khusus dengan Unisnu, yang sudah berjalan sejak Juli lalu adalah penulisan buku ajar bagi guru mapel,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Lutfiyah saat memberi sambutan meminta agar para guru bekerja keras meningkatkan kemampuan anak didik menguasai pelajaran. Khusus guru mapel UN, dia meminta agar ikhlas memberi jam tambahan untuk persiapan UN. ”Selain unggul akhlak, kita ingin agar ada anak madrasah yang meraih nilai sempurna di mata pelajaran eksak pada UN,” imbuhnya.

(ks/emy/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia