Minggu, 15 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

UMK Kudus Teken Kerja Sama dengan PT Bank Tabungan Negara

24 Agustus 2019, 15: 08: 12 WIB | editor : Ali Mustofa

SERAH TERIMA: Department Head Learning Center Division PT BTN M. Takdir Munir menyerahkan MOU kerja sama kepada WR IV UMK Dr. Subarkah kemarin.

SERAH TERIMA: Department Head Learning Center Division PT BTN M. Takdir Munir menyerahkan MOU kerja sama kepada WR IV UMK Dr. Subarkah kemarin. (UMK FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BAE, Radar Kudus  – Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan kerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) untuk Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB). Program magang ini memang berbeda dengan lainnya, karena mahasiswa yang magang menghabiskan waktu enam bulan.

Department Head Learning Center Division PT BTN M. Takdir Munir mengatakan, 10 mahasiswa UMK yang akan ikut PMMB masuk dalam batch dua, sementara batch satu akan selesai besok.

Program PMMB ini memang program magang yang berbeda, karena dilakukan selama enam bulan. Artinya mahasiswa akan mendapatkan pengalaman lebih, apalagi akan diperlakukan seperti karyawan.

Selain itu, mereka yang magang juga berpotensi bekerja di PT BTN, ketika ada lowongan dipersilahkan mendaftar. Karena lebih baik menerima orang yang sudah memiliki pengalaman dibanding harus mengajari dari awal. ”Ada cabang yang sampai meminta tidak usah menarik mahasiswa magang ketika sudah selesai enam bulan, karena kinerjanya baik, tapi karena aturannya harus ditarik, ya ditarik,” imbuhnya.

Dia menambahkan, mahasiswa yang magang nantinya akan mendapatkan uang saku sekitar Rp 1,6 juta tiap bulannya. Uang saku tersebut memang dialokasikan untuk biaya hidup selama magang, tidak bisa untuk ditabung. ”Jangan melihat uang sakunya, yang terpenting bagaimana mahasiswa akan mendapatkan pengalaman yang tidak didapatkan selama kuliah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UMK Dr. Subarkah, mengatakan, mahasiswa yang ikut PMMB dari internal UMK sudah melakukan penyaringan terlebih dahulu. Sehingga, mereka yang magang memang yang sudah lolos standar yang ditetapkan secara internal.

Pihaknya berharap, kerja sama yang dilakukan tidak berhenti, namun tetap berlanjut di kemudian hari. Sehingga bisa memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan maupun dunia usaha. ”Sebelumnya kami sudah kerja sama dengan belasan perusahaan BUMN untuk PMMB,” imbuhnya.

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia