Minggu, 15 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Peduli Kesehatan Perempuan, Rotary Kudus Gelar IVA Test Gratis

24 Agustus 2019, 15: 02: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

PEDULI KESEHATAN: Salah satu anggota GOW Kudus sedang menjalani IVA test didampingi pengurus GOW Kudus dan anggota Rotary Srikandi Kudus di RSIA Harapan Bunda kemarin.

PEDULI KESEHATAN: Salah satu anggota GOW Kudus sedang menjalani IVA test didampingi pengurus GOW Kudus dan anggota Rotary Srikandi Kudus di RSIA Harapan Bunda kemarin. (M ULIN NUHA/RADAR KUDUS)

Share this      

KALIWUNGU, Radar Kudus – Rotary Club Kudus dan Rotary Srikandi Kudus menggelar IVA test di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Harapan Bunda. Acara yang bekerja sama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ini­ digelar dua hari, kemarin dan hari ini.

President Rotary Club Kudus Paulus Rawuh Handoko mengatakan, peserta kegiatan ini ada 200 perempuan. Mereka merupakan anggota dari GOW se-Kabupaten Kudus. ”Tesnya dibagi dua shift. Shift Jumat dan Sabtu yang masing-masing diikuti 100 peserta,” ungkapnya di lokasi kegiatan kemarin. Hadir dalam pembukaan kegiatan ini kemarin, perwakilan GOW Kudus, Plt bupati Kudus yang diwakili dr Azis Achyar (direktur RSUD dr Loeknomo Hadi Kudus), Direktur RSIA Harapan Bunda Hari Purwadi, dan District Governor Rotary District 3420 Indonesia Febri Hapsari Dipokusumo.

Dia mengatakan, Rotary Club Kudus dan Rotary Srikandi Kudus sendiri sudah kali ketiga menggelar IVA test. ”Tes sebelumnya kami sifatnya jemput bola di brak-brak pabrik rokok yang memang mayoritas karyawannya perempuan. Namun, kali ini kami menggelar di rumah sakit,” katanya.

RSIA Harapan Bunda dipilih, karena jika ada yang terdeteksi positif bisa langsung dilakukan tindakan berupa krioterapi. ”Jika terdeteksi dini kanker serviks, bisa dirujuk ke rumah sakit di Semarang,” terangnya.

Kegiatan ini, disambut baik GOW. Ketua GOW Kudus Mawar Hartopo melalui Wakil Ketua Nur Zakiyah dan Wakil Ketua II Sarasati Adhihardjono menuturkan, peserta yang ikut IVA test ini merupakan perwakilan dari 28 organisasi di GOW. Masing-masing organisasi mengirimkan lima anggota. ”Tidak ada kriteria khusus yang ikut ini (IVA test). Yang penting mendapat persetujuan suami saja,” ujarnya.

GOW sendiri juga peduli terhadap kesehatan perempuan. Terutama deteksi dini kanker serviks. ”Beberapa waktu lalu, kami menggandeng IBI juga mengadakan sosialisasi deteksi dini kanker serviks kepada perwakilan 28 organisasi di bawah GOW. Harapannya, perwakilan itu bisa menularkan hasil sosialisasi kepawa rekan-rekannya di organisasinya,” harapnya.

Direktur RSIA Harapan Bunda Hari Purwadi menjelaskan, kanker serviks masih banyak ditemukan di Indonesia. Adanya IVA test menjadi metode mudah mendeteksi penyakit itu. ”Metodenya simpel dan tak perlu tenaga ahli. Cukup tenaga kesehatan dilatih sebentar sudah bisa. Nah, IVA test ini (kerja sama dengan Rotary Club Kudus, Red) melibatkan 10 tenaga kesehatan yang tersertifikat,” katanya.

Sementara itu, District Governor Rotary District 3420 Indonesia Febri Hapsari Dipokusumo menambahkan, IVA test ini sedang digalakkan ibu negara Iriana Jokowi. ”Saat Pak Jokowi menjabat sebagai wali Kota Solo, Rotary Club Solo pernah memecahkan rekor Muri IVA test terbanyak. Nah, saat Pak Jokowi menjadi presiden, kami dipanggil ke istana untuk digandeng menggalakkan IVA test ini,” terangnya.

(ks/lin/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia