Minggu, 15 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Grobogan Segera Punya Jogging Track di Taman Soekarno

24 Agustus 2019, 12: 41: 20 WIB | editor : Ali Mustofa

RUANG PUBLIK: Taman Ir Soekarno yang bertempat di depan Kantor DLH Grobogan sudah berjalan 35 persen.

RUANG PUBLIK: Taman Ir Soekarno yang bertempat di depan Kantor DLH Grobogan sudah berjalan 35 persen. (INTAN M SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

PURWODADI, Radar Kudus - Pengerjaan pembangunan taman Ir Soekarno yang berada di depan kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan telah berjalan 35,037 persen. Hal itu diungkapkan dalam pengecekan lapangan yang dilakukan Pejabat pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), konsultan pengawas dan rekanan pelaksanaan pekerjaan.

Saat meninjau lokasi, konsultan pegawas pekerjaan dan rekanan memberikan laporan progres pekerjaan. Namun ada beberapa yang menjadi pantauan, antara lain mengenai rabat beton yang tidak ada pada pemasangan batu alam.

”Diperencanaan tertulis seperti itu, dari tanah dipadatkan, dikasih adukan dan langsung dipasang batu alam. Jadi kami tidak bisa menambah rabat beton,” ujar Direktur CV Bella, Puryadi.

Pihaknya juga menjelaskan mengenai progres pengerjaan yang seharusnya bisa melebihi 35,037 persen dalam waktu dekat. ”Per hari ini (Red, kemarin) bisa lebih dari itu. Progres baru segitu karena kami fokus pengerjaan jogging track pemasangan batu alam. Setelah terealisasi maka akan cepat rampung untuk yang lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, Kepala DLH Grobogan Nugroho Agus Prastowo menambahkan, pembangunan tiga lapangan olah raga diharapkan bisa dimanfaatkan secara fleksibel. Ada tiga lapangan yang bisa dipakai untuk futsal, basket dan voli.

”Di lapangan futsal nanti saya meminta tambahan dibuatkan dua lubang di tengah lapangan untuk pemasangan net. Sehingga bukan hanya dipakai untuk futsal saja, tapi sewaktu-waktu bisa dipakai untuk voli tinggal pasang lepas net-nya saja,” harapnya.

Dengan adanya lapangan untuk sarana olah raga tersebut juga dilengkapi dengan lima toilet yang akan dibangun di sana. Selain olah raga, taman tersebut juga memiliki senter atau pusat untuk kegiatan seni.

”Di tengah bangunan ini kan ada panggung untuk aktivitas seni. Di tengah panggung ada gambar wayang yang menjadi ikon. Si samping panggung juga disediakan tempat duduk untuk menonton. Kemudian dilengkapi dengan lampu sorot di sebelah selatan. Kami juga mengupayakan agar sewa tempat ini minim agar banyak yang melakukan aktivitas di sini, maka kami akan koordinasi dengan CSR,” paparnya.

Harapannya pembangunan taman Ir Soekarno yang menggunakan dana senilai Rp 3,5 miliar bersumber dari APBD ini mampu selesai sesuai target. Serta bisa dimanfaatkan warga Grobogan dengan baik. Sebab, ruang publik ini menjadi sarana olah raga, seni dan edukasi ditambah sudut baca yang di tempatkan di sudut depan taman tersebut.

(ks/int/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia