Minggu, 15 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Lagi, Warga Banjarejo Temukan Fosil Kepala Kerbau di Sungai Lusi

24 Agustus 2019, 12: 27: 34 WIB | editor : Ali Mustofa

FOSIL: Warga Desa Banjarejo Kecamatan Gabus kembali temukan fosil kepala kerbau purba.

FOSIL: Warga Desa Banjarejo Kecamatan Gabus kembali temukan fosil kepala kerbau purba. (INTAN M SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

GABUS, Radar Kudus – Warga di Dusun Barak, Desa Banjarejo, Gabus kembali dihebohkan dengan penemuan fosil. Fosil ini diduga kepala kerbau raksasa yang terkubur di pinggiran sungai Lusi di sebelah utara desa. Kini fosil dalam proses konservasi.

Kepala Desa Banjarejo Ahmad Taufik mengatakan, fosil itu ditemukan warga bernama Budi Setyo Utomo, 40, yang sedang mencari ikan pada Senin (19/8) siang.

”Fosil yang ditemukan di pinggiran sungai Lusi ini tak jauh dari penemuan pertama. Sebelumnya, pada 2015 silam juga sempat ada penemuan jenis fosil yang sama. Namun, untuk ukurannya lebih kecil dari penemuan yang pertama,” jelasnya.

Fosil kepala kerbau kali ini memiliki panjang antar ujung tanduk mencapai 150 cm. Panjang tengkorak 65 cm, sedangkan lebar tengkorak 30 cm. Adanya penemuan ini menambah koleksi fosil di rumah fosil Banjarejo.

”Penemuan kepala kerbau purba ini satu tanduk sebelah kirinya hanya ketemu separuh bagiannya saja. Penemuan ini sudah kami laporkan ke Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran untuk dilakukan konservasi. Kami masih menunggu hasil kajiannya,” ucapnya.

Sementara itu, fosil disimpan di  rumah fosil Banjarejo. Sebelumnya, pada Juli lalu warga juga menemukan fosil gading gajah purba yang merupakan gajah Stegodon. Gajah tersebut diklaim hidup pada 1,2 juta tahun silam.

”Kami harap temuan-temuan ini bisa kami jaga dengan baik. Sehingga masyarakat yang berkunjung ke sini dapat mengetahui kehidupan di masa lampau. Mereka bisa belajar sejarah dari sini,” pungkasnya.

(ks/int/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia