Minggu, 15 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Pemkab Gelar Pekan Raya untuk Kenalkan Produk UMKM Kabupaten Grobogan

24 Agustus 2019, 12: 12: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

BUKA PEKAN RAYA: Bupati Sri Sumarni membuka pameran produk Grobogan dalam Pekan Raya di alun-alun Purwodadi pada (22/8) malam.

BUKA PEKAN RAYA: Bupati Sri Sumarni membuka pameran produk Grobogan dalam Pekan Raya di alun-alun Purwodadi pada (22/8) malam. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus  – Pemkab Grobogan akan segera menggelar Pekan Raya selama sepekan di Alun-alun Purwodadi. Pekan Raya ini diselenggarakan untuk mengenalkan produk UMKM Kabupaten Grobogan. Selain itu juga menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

”Kami harapkan adanya pekan raya warga bisa menikmati semua hiburan yang diselenggarakan. Dan sekaligus sebagai ajang promosi dan pengembangan UMKM di Kabupaten Grobogan dalam memperkenalkan produk lokal dan potensi unggulan,” kata Bupati Sri Sumarni dalam pembukaan Pekan Raya di Alun-alun Purwodadi.

Pembukaan pekan raya tersebut dihadiri Forkopinda, seluruh Kepala OPD, BUMN dan OPD se Kabupaten Grobogan. Bupati menyebutkan Kabupaten Grobogan mempunyai lebih dari 40.000 UMKM dari berbagai bidang usaha. Menurutnya ajang pameran ini merupakan wujud nyata perhatian dan pembinaan dalam usaha membina dan mempromosikan produk UMKM yang ada.

(SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

”Pekan Raya Grobogan 2019 ini juga mengundang partisipasi dari pelaku ekonomi kreatifyang ada di Kabupaten Grobogan untuk ikut meramaikan. Seperti industri kerajinan kayu, komunitas kopi, komunitas bonsai serta beberapa komunitas kreatif lainnya,” ujarnya.

Hal itu, sejalan dengan program ekonomi kreatif dari Presiden Joko Widodo. Sebab ekonomi kreatif memiliki masa depan bagus untuk dari menggerakkan ekonomi baik di tingkat lokal maupun nasional. Harapanya industri kreatif makin berkembang dan terus menjamur terutama bagi kalangan anak muda di kabupaten Grobogan.

”Saya harapkan dengan tercipta kegiatan ekonomi baru yang juga memberikan nilai tambah, yang pada akhirnya dapat menjaga momentum pertumbuhan. Anak muda jangan cuma menunggu lowongan dan berharap berharap menjadi pegawai saja, gali potensi yang ada di sekitar kita dan harus berani bergerak untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, bupati memberikan apresiasi penyelenggaraan Pekan Raya Grobogan ini, juga merangkul para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelaku usaha wahana permainan yang biasa menjalankan usahanya di sekitar Alun-alun Purwodadi. Yakni bisa menambah semaraknya Pekan Raya Grobogan, pelibatan PKL dan pelaku usaha wahana permainan, merupakan wujud keberpihakan Pemerintah terhadap para PKL dan pelaku usaha kecil lainnya yang selama ini merasa terpiggirkan ketika ada event besar yang kita selenggarakan.

”Adanya kegiatan ini, diharapkan ada edukasi kepada para PKL bahwa dengan koordinasi dan kerjasama yang baik dari semua pihak, semuanya akan berjalan dengan baik pula. Para pedagang kecil yang biasa berjualan bisa tetap menjajakan usahanya, tanpa harus bersinggungan dengan peraturan yang ada,” tandasnya. 

(ks/mun/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia