Minggu, 15 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Disertifikasi, Lulusan BLK Kudus Diakui Secara Nasional

23 Agustus 2019, 11: 03: 27 WIB | editor : Ali Mustofa

Disertifikasi, Lulusan BLK Kudus Diakui Secara Nasional

KUDUS, Radar Kudus – Alumni Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja (UPTD BLK) Kudus makin percaya diri dengan skill yang dimiliki setelah mengikuti pelatihan. Pasalnya, kemampuan mereka mendapatkan pengakuan dan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Menurut Kepala Disnakerperinkop dan UKM Kudus Bambang Tri Waluyo, SH., jika lulusan BLK mendapatkan sertifikat, maka keterampilan mereka bisa diterima dan diakui di manapun secara nasional. ” Untuk itu,  Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja (UPTD BLK) Kudus menggelar uji kompetensi bagi lulusannya pada (13/8) lalu. Karena kegiatan uji kompetensi tersebut memiliki manfaat yang positif , maka kami mendukung sepenuhnya agar uji kompetensi tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar,” jelasnya.   

Kegiatan ini, bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Kerja (LSP BBPLK) Semarang. Dalam pelaksanaannya, uji kompetensi servis sepeda motor didampingi oleh Assesor Ahmad Hilaluddin dan Nugroho Budi Prastowo. Sedangkan untuk practical office didampingi oleh Kristianto dan Jacobus Riyanto. 

(SAMODRA DAHLIYA/RADAR KUDUS)

Uji kompetensi kali ini merupakan tahap ke IV. Sebanyak 32 alumni BLK melaksanakan uji kompetensi. Dari jurusan Practical Ofice 16 peserta, dan Serfis Sepeda Motor juga diikuti 16 peserta. ”Melalui uji kompetensi, keahlian yang dimiliki oleh alumni BLK Kudus mendapatkan pengakuan resmi. Sehingga mampu bersaing dengan yang lain dimanapun berada.  Karena keahlian mereka sudah diverivikasi dengan standar nasional atau sudah sesuai dengan SKKNI (Standar Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia),” tutur Kepala UPTD BLK Kudus Anggun Nugroho ST., MM.

Sementra itu, menurut Manager Pemasaran LSP BBPLK Semarang, Awal Dias Amanto, pelaksanaan uji kompetensi di BLK Kudus tidak terkendala teknis sama sekali. Karena, kesiapan dan kelengkapan yang dimiliki oleh BLK Kudus sudah sangat memadai. Kegiatan ujin kompetensi ini merupakan tindak lanjut dari program pelatihan yang didanai dari APBN.

"Kami harapkan, peserta yang sudah mengikuti uji kompetensi, bisa melanjutkan ke program magang kerja sembari menunggu proses keluarnya sertifikat yang menunggu kurang lebih tiga bulan. Karena dengan melakukan magang kerja, ilmu yang didapatkan selama mengikuti pelatihan di BLK bisa langsung diaplikasikan atau dipraktekkan langsung. Bahkan tidak jarang, mereka mendapatkan pekerjaan dari tempat merekam magang," tandasnya. (lia)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia