Minggu, 15 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Politik

Keterwakilan Perempuan di Dewan Belum Penuhi Kuota 30 Persen

22 Agustus 2019, 15: 00: 04 WIB | editor : Ali Mustofa

Keterwakilan Perempuan di Dewan Belum Penuhi Kuota 30 Persen

KUDUS, Radar Kudus - Keterwakilan perempuan di kursi DPRD Kabupaten Kudus periode 2019 - 2024 bertambah satu, dibandingkan periode sebelumnya. Namun jumlah itu belum memenuhi kuota yang targetnya mencapai 30 persen.

Sebelumnya di periode 2014 – 2019 ada tiga nama perempuan. Dari Partai Golkar nama Tri Erna Sulistyawati dan Umi Bariro dari PKS terpilih kembali diperiode 2019- 2024. Lalu nama Luwis Junaiti dari partai Gerinda. Pada pelantikan DPRD Kudus yang digelar kemarin ada dua nama baru yang menghiasi kursi dewan. Dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ada nama Siti Rohmah dari Dapil III. Kemudian dari Partai Amanat Nasional (PAN) Endang Kursistiyani mewakil keterwakilan perempuan dari dari Dapil II.

Ketua DPD Golkar Kudus Tri Erna Sulistyawati menyatakan, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi gagalnya keterwakilan perempuan dalam merebut kursi dewan. Dia menyebutkan kurangnya keberanian kaum perempuan dalam berkompetisi. Partai berlogo pohon beringin sendiri menargetkan pada Pileg April lalu menargetkan 30 persen wakil perempuan bisa menduduki kursi dewan.

“Semoga pada periode berikutnya keterwakilan perempuan semakin banyak. Minimal ada 30 persen,” harapnya.

Sementara itu wajah baru DPRD Kudus Siti Rohmah mengatakan, akan memperjuangkan sisi kesehatan di masyarakat. Perempuan yang berlatar sebagai bidan ini berkeinginan memangkas angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Kudus. Langkah itu akan digalakkan melakukan pemeriksanan secara terdekat. Mulai jarak yang terjangkau dimulai dari bidan dan rumah sakit.

“Saya akan menjunjung tinggi aspirasi warga Kudus. Serta menanggalkan kepentingan pribadi saya,” ungkapnya.

Wakil Ketua I DPC Gerindra Kudus Zamroni mengatakan, dalam Pileg kali ini pihaknya menyatakan belum beruntung. Pasalnya wakil perempuan partai besutan Prabowo ini tidak ada yang lolos. Ada 13 orang perempuan yang maju pada pencalonan kemarin.

Upaya untuk memberdayakan perempuan juga dilakukan oleh Partai Gerindra. Lewat sayap organisasi partai bernama Perempuan Indonesia Raya. Dengan ini kedepannya pihak DPC mengharapkan bisa mengirimkan wakil perempuannya lagi di kursi legislatif.

“Kali ini Allah belum mengizinkan keterwakilan perempuan dari Partai Gerindra. Semoga nantinya ada wakil perempuan yang terpilih lagi,” harapnya. (gal)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia