Minggu, 15 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Warga Jepara Kini Bisa Urus Kartu Keluarga Cukup di Kecamatan

21 Agustus 2019, 13: 41: 40 WIB | editor : Ali Mustofa

TUNJUKKAN: Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Susetiyo menunjukkan tanda tangan elektronik pada kartu keluarga kemarin.

TUNJUKKAN: Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Susetiyo menunjukkan tanda tangan elektronik pada kartu keluarga kemarin. (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Kudus - Tanda tangan elektronik khusus Kartu Keluarga (KK) mulai diberlakukan kemarin. Dengan diberlakukannya tanda tangan elektronik itu, KK cukup diurus di kecamatan setempat tanpa perlu datang lagi ke Disdukcapil Kabupaten Jepara.

Hal ini disampaikan Kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Susetiyo. Susetiyo mengatakan, mulai kemarin masyarakat yang mengurus KK hanya cukup di kecamatan masing-masing.

Dia melanjutkan, kecuali untuk KK yang dicetak sebelum 20 Agustus. ”Untuk yang dicetak sebelum 20 Agustus itu tetap dimintakan tanda tangan ke Disdukcapil,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Kebijakan baru itu, dikatakan Susetiyo, untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan khususnya KK. Kebijakan baru itu juga sudah diumumkan pada masyarakat. ”Kami umumkan melalui pengeras suara di Disdukcapil, juga dengan menempelkan informasi-informasi di lokasi strategis di kantor Disdukcapil,” jelasnya.

Selain menyampaikan informasi baru itu, pihaknya juga menekankan agar masyarakat yang ingin melakukan legalisir agar datang sendiri dan wajib membawa dokumen aslinya. ”Kami juga tekankan masyarakat yang minta penjelasan langsung bertemu petugas agar tidak jadi pembiasaan informasi,” ungkapnya.

Mengenai teknis pemberlakuan tanda tangan elektronik sendiri, Susetiyo menjelaskan, setelah data pemohon diinput di tingkat kecamatan akan ada validasi. ”Setelah dipastikan semua datanya valid oleh pihak Disdukcapil, nanti akan keluar tanda tangan elektronik itu pada KK hasil cetakannya. Jadi tidak perlu datang lagi ke Disdukcapil untuk meminta tanda tangan Kepala Disdukcapil seperti sebelum-sebelumnya,” jelasnya.

Dengan inovasi ini, Susetiyo menjelaskan, waktu yang dibutuhkan untuk pelayanan kepada masyarakat juga relatif lebih cepat. ”Bisa ditunggu, bisa lebih cepat asal data yang diinput benar,” tuturnya.

Pihaknya berharap, dengan semakin dekat dan mudahnya proses pengurusan KK, masyarakat bisa mengurusnya sendiri tanpa perlu melalui calo. ”Tidak perlu pakai calo, karena lebih dekat dan lebih mudah,” imbuhnya.

Sebelum ada inovasi baru ini, pemohon KK datang ke kecamatan untuk dicetakkan KK nya. Setelah itu, pemohon harus ke kantor Disdukcapil Jepara untuk meminta tanda tangan Kadinas, setelah itu kembali ke kecamatan untuk memberikan arsip salinan.

(ks/emy/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia