Jumat, 22 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Alasan Satu Anggota Dewan Dilantik Bulan Depan

17 Agustus 2019, 10: 27: 34 WIB | editor : Ali Mustofa

DIAMBIL SUMPAH: Suasana pengambilan sumpah janji anggota DPRD Grobogan periode 2019-2024 di ruang rapat paripurna.

DIAMBIL SUMPAH: Suasana pengambilan sumpah janji anggota DPRD Grobogan periode 2019-2024 di ruang rapat paripurna. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Dari 50 anggota dewan terpilih Kabupaten Grobogan, ada satu anggota yang ditunda pelantikannya. Sedangkan yang lain, sudah dilantik dan diambil sumpah/janji Rabu (14/8) lalu oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Purwodadi Cyrilla Nur Indah.

Satu anggota DPRD yang ditunda itu, Sutarno dari Partai Amanat Nasional (PAN). Dia tak bisa mengikuti pelantikan karena sedang menjalankan ibadah haji. Pelantikannya dilakukan setelah pulang dari Tanah Suci. ”Pelantikan dari Pak Tarno (Sutarno, Red) diagendakan pada September mendatang,” kata Sekretaris Dewan (Sekwan) Grobogan Pangkat Djoko Widodo.

Dikatakan, pelantikan anggota DPRD Grobogan terpilih berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/53 tahun 2019 tentang Peresmian Pemberhentian dan Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD Grobogan.

Setelah pengambilan sumpah dipilih, pimpinan sementara dipegang Agus Siswanto dari PDIP dan wakil pimpinan sementara Mukhlisin dari PKB. ”Penunjukan ketua sementara dan wakil pimpinan sementara ini sesuai dengan perolehan kursi dewan terbanyak,” ujarnya.

Sementara itu, Agus Siswanto mengatakan, selama pengabdian lima tahun DPRD Grobogan periode 2014-2019 telah menghasilkan empat peraturan DPRD, 240 keputusan DPRD, dan 116 keputusan pimpinan DPRD. Sementara kegiatan DPRD berupa rapat alat kelengkapan dewan, meliputi 11 kali rapat paripurna istimewa, 203 kali rapat paripurna, 68 kali rapat badan musyawarah, 73 kali rapat badan anggaran, 34 kali rapat badan pembentukan perda, dan 59 kali rapat badan kehormatan, 159 kali rapat pansus, 117 kali rapat Komisi A, 72 kali rapat Komisi B, 61 kali Komisi C, dan 69 kali rapat Komisi D.

Agus berharap kepada para anggota dewan baru bisa menyesuaikan diri. Termasuk penyelenggara pemerintahan dan penyalur aspirasi masyarakat. ”Ini tugas berat yang harus dilakukan dan perlu adaptasi untuk pembangunan daerah ke depan,” tandasnya.

Sementara itu, siapa nama ketua DPRD dan tiga wakil ketua DPRD Grobogan masih dirahasiakan masing-masing partai. Hasil dari Pemilu 17 April lalu, jatah ketua DPRD didapat PDIP yang mendapatkan 19 kursi. Sedangkan tiga wakil ketua didapat PKB dengan tujuh kursi, Gerindra lima kursi, dan PPP lima kursi. Sementara untuk partai lain menjadi anggota, meliputi Hanura lima kursi, Golkar tiga kursi, Demokrat dua kursi, PKS dua kursi, PAN satu kursi, dan Berkarya satu kursi.

Sekretaris DPC PDIP Grobogan Agus Siswanto mengatakan, nama ketua DPRD Grobogan definitif masih dalam penggodokan di DPP PDIP. Hasil keputusan dari DPP itu, akan ditunjuk siapa yang menjadi ketua dewan. ”Kami sudah mengusulkan tiga nama ke DPP,” ujarnya.

Tiga nama yang diusulkan itu, Agus Siswanto (sekretaris DPC PDIP sekaligus ketua DPRD Grobogan periode 2016-2019), Lusia Indah Artani (bendahara DPC PDIP), dan Eko Budi Santoso (wakil ketua Bidang Kehormatan Partai).

Terpisah, Ketua DPC PKB Grobogan HM Nurwibowo mengatakan hal yang sama. Hingga saat ini, pihaknya belum mendapatkan nama wakil ketua DPRD. Ada tiga nama yang telah diusulkan. Yaitu HM Nurwibowo (ketua DPC PKB), Mukhlisin (sekretaris DPC PKB Grobogan), dan Nur Ali Mursidi (anggota DPRD Grobogan dari Fraksi PKB). ”Kami masih menunggu siapa yang dipilih, kemudian segera kami kirim ke dewan untuk kelengkapan alat dewan,” ujarnya.

Hal yang sama diutarakan Ketua DPC Gerindra Grobogan Sugeng Prasetnyo. Dia mengaku belum memastikan nama wakil ketua DPRD. Namun, sudah santer kabar wakil ketua dewan dipegang Sugeng Prasetnyo menggantikan Anang Prasetyo (wakil ketua DPRD 2014-2019). ”Tasih nenggo SK sangking DPP (masih menunggu SK dari DPP),” ujarnya.

Ketua DPC PPP Grobogan HM Fatah menuturkan, nama wakil ketua DPRD dari PPP masih menunggu SK keputusan dari DPP. Jatah wakil ketua ini, karena PPP di Pemilu 2019 mendapatkan lima kursi atau bertambah satu kursi dari kursi DPRD Grobogan periode 2014-2019 sebelumnya mendapatkan empat kursi.

Dari berita di lapangan, jabatan wakil ketua akan dijabat ketua DPC PPP Grobogan. ”Untuk nama masih menunggu SK. Jika sudah ada kejelasan nanti akan diumumkan untuk jadi alat kelengkapan dewan,” tandasnya.

(ks/mun/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia