alexametrics
Jumat, 07 Aug 2020
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Inilah Pengganti Kantong Plastik Pembungkus Daging Kurban

24 Juli 2019, 14: 26: 37 WIB | editor : Ali Mustofa

Inilah Pengganti Kantong Plastik Pembungkus Daging Kurban

KUDUS, Radar Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus mengimbau kepada masyarakat agar tak menggunakan kantong plastik. Terutama untuk bungkus daging kurban pada Hari Raya Idul Adha mendatang. Imbauan tersebut dituangkan melalui pamflet yang tersebar lewat media sosial sejak Senin (22/7) malam lalu.

Kepala Dinas PKPLH Kabupaten Kudus Agung Karyanto mengatakan, imbauan ini berdasarkan instruksi dari bupati Kudus tentang pembatasan penggunaan sedotan plastik sekali pakai dan kantong plastik. Atas dasar instruksi Bupati Kudus Nomor 660/03/2019 itu, pihaknya ingin masyarakat menerapkan pada saat Hari Raya Idul Adha mendatang.

”Panitia (kurban) kami harapkan bisa membungkus daging kurban dengan bungkus yang ramah lingkungan. Seperti dengan daun jati, daun pisang, besek bambu, besek duan kelapa, atau wadah makanan,” katanya.

Terkait instruksi bupati ini, pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi melalui camat se-Kabupatan Kudus di kantor Dinas PKPLH Kudus. Sosialisasi lewat camat ini, diharapkan bisa diteruskan ke kepala desa di masing-masing wilayahnya.

”Kami juga lakukan sosialisasi ke desa atau lokasi kampung iklim (Desa Ngembalrejo) dan sekolah adiwiyata,” terangnya.

Larangan penggunaan bungkus berbahan plastik ini masih bersifat imbauan. Jadi, ketika dalam pelaksanaan ada masyarakat masih ada yang belum mengindahkan, pihaknya belum bisa memberikan teguran. ”Kami sadar merealisasikan hal ini tak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi mengingat kebiasaan masyarakat menggunakan kantong plastik selama ini. Tapi, akan terus gencarkan sosialisasi,” tuturnya.

Maeri, salah satu warga Kecamatan Jati mengaku sudah mengetahui adanya edaran ini sejak siang kemarin. Sebagai warga yang peduli lingkungan, dia setuju dengan imbauan pemkab ini. Dia mengaku sudah memesan besek bambu untuk bungkus daging kurban.

”Saya berencana pesen 100 besek bambu kepada salah satu pengrajin di Desa Jepang (Kecamatan Mejobo). Nanti mau saya sumbangkan ke masjid,” ucapnya.

Diketahui dalam instruksi tersebut, Pemkab Kudus mengimbau kepada pemilik pusat perbelanjaan, toko, dan ritel modern untuk tidak menyediakan kantong plastik. Hal ini juga berlaku untuk pemilik restoran, rumah makan, warung makan, hingga warung tenda. Instruksi ini berlaku mulai 18 Juli 2019 lalu.

Terpisah, Bupati Kudus Muhammad Tamzil mengatakan, instruksi ini sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik di Kota Kretek. ”Memang mungkin (pengurangan sampah plastik) tidak bisa langsung. Tapi, minimal perlahan-lahan (sampah plastik) bisa terkurangi. Ke depan ini akan kami perdakan,” tandasnya. 

(ks/daf/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia