Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Karnaval Kelurahan Jobokuto Akhiri Kemeriahan Sedekah Bumi

23 Juli 2019, 15: 55: 15 WIB | editor : Ali Mustofa

MERIAH: Karnaval warga Kelurahan Jobokuto berlangsung meriah belum lama ini. Selain karnaval, sedekah bumi juga dimeriahkan lomba dan pasar rakyat.

MERIAH: Karnaval warga Kelurahan Jobokuto berlangsung meriah belum lama ini. Selain karnaval, sedekah bumi juga dimeriahkan lomba dan pasar rakyat. (PPJ FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA, Radar Jepara – Sedekah bumi Kelurahan Jobokuto, Kecamatan Kota, Jepara berlangsung selama tiga hari. Dimulai sejak Kamis (18/7) hingga Sabtu(20/7) lalu. Berbagai rangkaian acara digelar. Mulai Pasar Rakyat, pentas wayang, dan perlombaan. Diakhiri puncak acara dengan karnaval warga yang berjalan kaki lebih dari tiga kilometer.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan Pasar Rakyat pada Kamis (18/7) sore di sepanjang jalan depan Balai Kelurahan Jobokuto. Juga dimeriahkan dengan penampilan perkusi pemuda Jobokuto. Malamnya dilanjutkan pentas teater, lomba rebana, mars PKK, dan aksi melukis seniman asli Jobokuto.

Hari kedua, kemeriahan berlanjut. Pentas musik, lomba puisi, wayang dami, dan perkusi menjadi suguhan warga setempat. Kemudian di hari terakhir, diawali dengan khataman Alquran di dua masjid dan Balai Kelurahan Jobokuto. Selepas duhur, diadakan ziarah ke makam Mbah Patonar dan pengajian. Setelah selesai dilanjutkan puncak acara karnaval warga.

Karnaval tersebut diikuti seluruh warga. Tiap RT berlomba menyuguhkan penampilan yang memukau. Ada yang mengusung tema nelayan, pahlawan Jepara, hingga tari-tarian. Warga antusias mengikuti kegiatan rangkaian sedekah bumi yang baru pertama kali digelar ini. Malam harinya ditutup dengan penyerahan hadiah berbagai lomba dan pentas wayang kulit.

Lurah Jobokuto Adi Winarto melalui Plh Lurah Aris Apriliyanto mengungkapkan, kemeriahan sedekah bumi tahun ini melebihi ekspektasi. Pasalnya rangkaian acara yang cukup padat baru pertama kali digelar. Biasanya hanya acara seremonial dan pentas wayang.

Kemeriahan itu tak lepas dari peran Karang Taruna dan persatuan pemuda Jobokuto. Gagasan acara sedekah bumi muncul dari kalangan pemuda. Pihak kelurahan hanya mendukung dan memfasilitasi kebutuhan acara. ”Harapannya tahun depan bisa semakin meriah. Semua RT bisa terlibat,” ujarnya.

(ks/war/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia