Jumat, 13 Dec 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Usai Apel Pagi, Anggota Sat Narkoba Dites Narkoba, Hasilnya....

23 Juli 2019, 11: 35: 52 WIB | editor : Ali Mustofa

CEK URINE: Tim dokkes dan Propam Polres Grobogan menggelar tes urine untuk anggota Sat Reskrim, Sat Narkoba dan Sat Intelkam usai apel pagi kemarin.

CEK URINE: Tim dokkes dan Propam Polres Grobogan menggelar tes urine untuk anggota Sat Reskrim, Sat Narkoba dan Sat Intelkam usai apel pagi kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus Ada pemandangan berbeda di lapangan Mapolres Grobogan, Senin (22/7) kemarin. Puluhan polisi khususnya yang berpakaian preman (Sat Reskrim, Sat Narkoba dan Sat Intelkam) dites urin. Tes itu digelar secara mendadak usai apel pagi.

Secara berbondong-bondong ke kamar kecil sambil membawa gelas plastik ukuran kecil. Mereka diminta mengumpulkan urine untuk tes konsumsi narkoba. Pelaksanaan tes urine tersebut dilaksanakan oleh Sie Profesi dan Pengamanan (Propam) bekerja sama dengan bagian Dokkes. 

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq melalui Kasi Propam Iptu Mujiyadari  menegaskan, tes urine dilakukan untuk polisi yang berpakaian preman. Yakni anggota Sat Reskrim, Sat Narkoba, dan Sat Intelkam. Tujuannya, untuk memastikan bahwa anggota Polres Grobogan bersih dari pengaruh narkoba.

”Test itu diadakan bukan untuk menjebak atau mempermalukan anggota. Tapi untuk menunjukan bahwa anggota Polri, punya integritas yang tinggi, hingga tidak ikut terjebak dalam lingkaran setan,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, tes urine ini dilakukan sebagai wujud tanggung jawab sebagai penegak hukum dan menunjukkan keseriusan polisi dalam memerangi peredaran narkoba. Dengan bersihnya anggota maka pemberantasan narkoba benar-benar bisa berjalan di wilayah hukum Polres Grobogan. Oleh sebab itu, sebelum menangkap para pelaku narkoba, petugas terlebih dahulu harus menjalani tes urine.

”Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Dokkes Polres Grobogan, tak ada temuan adanya anggota yang terindikasi memakai narkoba. Kalau memang hasil tes ada yang terbukti menggunakan narkoba maka akan diambil tindakan tegas, termasuk pemecatan,” tandasnya.

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia