Minggu, 18 Aug 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

Ditinggal Nonton Ketoprak, Rumah Warga Warugunung Ludes Terbakar

23 Juli 2019, 11: 09: 12 WIB | editor : Ali Mustofa

PENYEMPROTAN: Petugas pemadam kebakaran berusaha me­madamkan api dari rumah milik Kaspri, di Desa Warugunung, Bulu.

PENYEMPROTAN: Petugas pemadam kebakaran berusaha me­madamkan api dari rumah milik Kaspri, di Desa Warugunung, Bulu. (DAMKAR FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BULU, Radar Kudus – Musibah kebakaran rumah kembali terjadi. Kali ini lokasi kejadianya di Desa Warugunung, Kecamatan Bulu, Senin dini hari. Saat kejadian pemilik rumah tidak ada di rumah. Karena sang suami menyiram tembakau dan istri menonton ketoprak hibuaran sedekah bumi desa setempat.

Korban bernama Kaspri, 55, warga RT 05, RW 02. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun diduga pemilik rumah mengalami kerugian ditaksi Rp 70 juta. Pasalnya semua isi rumah terbakar.

Kecuali barang yang berhasil diselamatkan sepeda motor. Lalu hewan ternak sapi yang kebetulan kandangnya bersebelahan dengan rumah. Dugaan sementara pemicu kebakaran rumah tersebut gara-gara korsleting listrik.

Saksi kejadian, Wagiman, 50, warga RW 01 menyampaikan kronologi kejadian kebakaran terjadi sekira pukul 00.15 Wib. Sewaktu berada didepan rumah dirinya melihat kepulan api di dalam rumah korban.

”Begitu keluar asap saya mencari sumber api tersebut. Diketahui rumah korban pada bagian kamar sebelah timur sudah dalam keadaan terbakar,” terangnya.

Karena ada kebakaran dirinya memberitahukan tetangga lain. Kebetulan yang diberitahu ada Suseno dan Jaenuri. Tidak selang lama bersama warga lain untuk membantu memadamkan api yang telah membumbung keatas.

Dirinya membenarkan saat kejadian kondisi rumah kosong. Kebetulan sang pemilik baru menyiram tembakau yang dalam waktu dekat proses panen. Sedangkan istrinya baru menonton pertunjukan ketoprak dalam rangka sedekah bumi. ”Warga kewalahan memadamkan api. Tidak lama petugas pemadam dihubungi dan sampai lokasi pukul 00.45 Wib dengan satu pemadam dan tiga tangki pemadam,” jelasnya.

Sementara itu petugas Damkar Rembang, Sarpani menginformasikan api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 02.10 dini hari. Dengan dibantu warga sekitar yang kebetulan ikut membantu dengan alat seadanya.

” Kerugian materil satu unit rumah ukuran 8 x12 meter terbakar. Dinding masih utuh, hanya perabotan rumah tangga milik korban terbakar,” katanya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia