Minggu, 18 Aug 2019
radarkudus
icon featured
Ekonomi

Kopi Muria Jadi Produk Unggulan Kabupaten Kudus Bakal Tampil di TMII

18 Juli 2019, 09: 14: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

JAGA TRADISI: Kepala Desa Colo Joni Awang saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan tradisi wiwit kopi di perkebunan kopi Desa Colo kemarin.

JAGA TRADISI: Kepala Desa Colo Joni Awang saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan tradisi wiwit kopi di perkebunan kopi Desa Colo kemarin. (DIYAH AYU FITRIYANI/RADAR KUDUS)

Share this      

DAWE – Masyarakat Desa Colo, Kecamatan Dawe kembali menggelar tradisi wiwit kopi kemarin. Tradisi yang sudah berjalan selama sebelas tahun ini terus dilestarikan. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, juga sebagai upaya menjaga kualitas kopi yang dihasilkan para petani kopi.

Dalam acara yang dilakukan di tengah-tengah perkebunan kopi yang ada di Desa Colo,  mengusung tema hutan adalah amanah, menjaga adalah ibadah.

Kepala Desa Colo Joni Awang mengatakan, tema tersebut merepresentasikan pesan yang harus dilaksanakan oleh para petani kopi.

”Dengan terus menjaga alam dengan baik, saya yakin hasil yang diberikan alam kepada kita juga baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Joni berpesan kepada masyarakat untuk selalu mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan. Alam muria yang melimpah perlu diimbangi dengan kesadaran menjaga alam. Dia juga meminta ketika ada permasalahan terkait hutan atau lingkungan, masyarakat dapat segera melaporkan kepada pihak desa.

”Saya minta tolong kalau ada permasalahan berkaitan dengan hutan, segera lapor ke desa. Kami akan selesaikan,” imbuhnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus melalui Kabid Pariwisata Sri Wahjuningsih mengapresiasi acara ini. Tradisi wiwit kopi menjadi ikon yang dimiliki Desa Colo.

Dengan potensi kopi yang dimiliki ini, pihaknya akan berupaya membantu memasarkan produk unggulan dari lereng gunung muria ini. Sebagai bentuk tindak lanjut, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan membuat festival kopi.

”Potensi yang dimiliki Kabupaten Kudus utamanya Desa Colo ini luar biasa. Kopi muria disini juga tak kalah kualitasnya dengan kopi di daerah lain,” katanya.

Dengan kualitas yang dimiliki, kopi muria ini tak hanya ditarget dapat menembus pasar nasional saja. Melainkan juga bisa tembus di pasar dunia. Pada 26-28 Juli mendatang, kopi khas muria ini akan dipamerkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta sebagai produk unggulan dari Kabupaten Kudus.

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia