Minggu, 18 Aug 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Gara-gara Ini, Jabatan Kepala Sekolah Dasar di Kudus Tak Diminati

16 Juli 2019, 13: 31: 36 WIB | editor : Ali Mustofa

Gara-gara Ini, Jabatan Kepala Sekolah Dasar di Kudus Tak Diminati

KOTA – Kekosongan jabatan kepala sekolah dasar (SD) rupanya dipicu kurang minat SDM akan posisi ini. Padahal Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) sudah menunjuk guru yang mumpuni. Namun kebanyakan menolak dengan tugas terlalu berat.  

Kepala Disdikpora Kudus Joko Susil mengaku, kekosongan kepala SD karena kurangnya minat guru untuk menjadi kepala sekolah. ”Alasannya, tugasnya berat. Selain masih mengajar juga mengurus adminstrasi sekolah. Sebab tidak ada tenaga TU di SD,” jelasnya.

Sementara itu terkait lowongan kepala SD, Joko menegaskan guru yang sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan golongannya cukup banyak. Untuk itu, pihaknya sudah menganggarkan APBD Perubahan untuk seleksi.

Setelah tes, baru dilakukan diklat. Untuk diklat pihaknya bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP). Rencananya lanjut Joko, 150 guru akan bersaing memperebutkan 99 jabatan kepala SD.

Saat ini selain kepala SD, juga kekurangan penilik dan pengawas. Jumlahnya lebih dari 18 orang. Kekosaongan ini dikarenakan banyak yang pensiun.

”Saya juga masih kesulitan mencari pengawas, kalau penilik yang kosong bisa dirangkap tugasnya oleh pengawas. Kendati demikian, kami tetap butuh penilik supaya tugas pengawas tidak terpecah. Tak hanya SD yang kosong tapi juga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),” ujarnya.

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia