Minggu, 17 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Diduga Depresi, Nenek Ini Akhiri Hidup Nyemplung Sumur

11 Juli 2019, 14: 55: 07 WIB | editor : Ali Mustofa

TERBUJUR: Korban setelah berhasil dievakuasi oleh petugas di Desa Bulungan, Kecamatan Tayu kemarin.

TERBUJUR: Korban setelah berhasil dievakuasi oleh petugas di Desa Bulungan, Kecamatan Tayu kemarin. (POLSEK TAYU FOR RADAR KUDUS)

Share this      

TAYU – Diduga mengalami depresi, seorang nenek di Desa Bulungan, Kecamatan Tayu ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah sumur pagi kemarin. Nenek itu bernama Kasmirah, 71. Warga setempat.

Proses evakuasi jasad nenek tersebut cukup menyulitkan. Hal itu karena diameter sumur yang cukup sempit. Kapolsek Tayu AKP Sayadi mengungkapkan, kejadian itu memang didasari rasa frustasi. Hal itu berdasarkan informasi yang dihimpunnya dari pihak keluarga.

”Memang menurut keterangan pihat keluarga, korban memiliki riwayat depresi yang diduga mendasari korban untuk melakukan tindakan nekat menceburkan diri ke dalam sumur,” terang Kapolsek Tayu, AKP Sayadi kemarin.

Saat ditemukan meninggal dunia di dalam sumur, lanjut AKP Sayadi, korban masih mengenakan pakaian sehari-harinya. Yaitu  baju daster warna merah dengan motif kembang. Sementara sendalnya berada di samping tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan tim medis dari Pukesmas Tayu II yang dipimpin dokter Riyan, nenek yang memiliki tinggi 155 cm dengan berat badan 55 kilogram ini meninggal karena tenggelam dan kekurangan oksigen. Juga terdapat luka lecet pada telinga kiri, jari tangan kiri didogsis, serta keluar cairan melalui hidungnya.

Peristiwa mengenaskan ini, kata kapolsek, kali pertama diketahui oleh cucu korban, saat itu pukul 05.00, dia terbangun dari tidur dan tidak melihat korban di kamarnya. Resah dengan keberadaan neneknya, remaja berusia 18 tahun ini pun mencarinya hingga akhirnya melihat sendal korban di samping sumur belakang rumah.

Merasa janggal, remaja ini pun mengambil senter dan melihat ke dalam sumur yang kedalamnya kurang lebih 12 meter itu. ”Benar saja, nenek Kasmirah terlihat tak bergerak di dalam sumur yang cukup dalam tersebut,” ungkap kapolsek Tayu.

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia