Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

PCNU Kudus Wujudkan NU Center dan Gerakan INUK

11 Juli 2019, 12: 43: 04 WIB | editor : Ali Mustofa

BERI CELENGAN: KH Said Aqil Siraj, Ketua Umum PBNU memberikan kotak infaq secara simbolis saat pelantikan di JHK Kudus.

BERI CELENGAN: KH Said Aqil Siraj, Ketua Umum PBNU memberikan kotak infaq secara simbolis saat pelantikan di JHK Kudus. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kudus telah dilantik Minggu (7/70). Pelantikan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengerus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj. Dia menekankan misi kedepan untuk membangun NU Center. Program ini merupakan cita-cita NU untuk memajukan kesejahteraan ummat.

Dalam acara yang diselenggarakan di Gedung Jam’iyyatul Hujjaj Kudus (JHK) ini juga dihadiri PWNU Jawa Tengah KH Muzammil, Bupati dan Wakil Bupati Kudus Muhammad Tamzil dan Hartopo, forkopinda, dan para tamu undangan lainnya. 

Ketua PCNU Asyrofi Mashitho, menekankan, pelantikan dari 22 pengurus badan otonom (banom) NU harus bisa menjadi  pengurus harus terbaik bagi NU. Karena kehidupan NU bergantung dari kebersamaan pengurus. ”Apabila lembaga ini tidak berjalan, maka NU tidak dapat berbuat banyak. InsyaAllah kami akan membuat sejarah. Yaitu NU Center,” tegasnya.

NU center merupakan impian yang akan segera dimulai. Selain itu, ada juga pencanangan gerakan infaq yang dilaksanakan di seluruh Kudus. 

”Ini merupakan upaya, apabila semua masyarakat NU sadar untuk infaq, semua akan berjalan dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Dalam mewujudkan gerakan infaq ini juga diresmikan oleh Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj. Orang nomor satu di NU itu memberikan kotak infaq secara simbolis kepada pengurus.

”Saya sebagai ketua umum PBNU menyatakan dimulainya gerakan Infaq NU Kabupaten Kudus. Supaya hafal, disingkat INUK,” ujar Kyai bergelar profesor itu. 

Selanjutnya, pihaknya mengapresiasi tentang program-program PCNU Kudus.

”Kita mantapkan, kita perkuat wawasan kebangsaan Nasionalisme untuk warga Nahdhatul Ulama di Kudus. Kami punya prinsip pemahaman Islam Ahlusunnah Wal Jamaah. Dan secara politik bernegara Nasionalis. Mudah mudahan diberi kekuatan lahir batin oleh Allah,” imbuhnya.

Bupati Kudus, Muhammad Tamzil, juga mendukung program PC NU Kudus. Ia mengatakan, sebagai umat islam harus kukuh menjalankan ajaran islam. Peran NU di kota Kretek juga bisa dirasakan. Seperti situasi pasca pemilu yang sudah berjalan lancar. 

”Ini merupakan peran serta warga NU. Yang telah mendinginkan situasi. Kudus punya cita-cita besar mewujudkan NU center. Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung. Nanti dilakukan secara bertahap,” ujarnya. (vah)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia